TOUNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mendorong kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga mampu membuka ruang bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alimudin Muhammad, saat mewakili Bupati Tojo Una-Una membuka Kemah Pramuka Gugus Depan (Gudep) Tandjumbulu di kawasan Pasar Sansarino, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penerimaan Tamu Ambalan serta Pelantikan Ramu, Rakit dan Terap, dengan melibatkan pelaku UMKM Kabupaten Tojo Una-Una.
Mengusung tema “Bersama Pramuka, UMKM Tumbuh, Ekonomi Masyarakat Maju,” kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pembinaan generasi muda dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Alimudin Muhammad mengatakan kegiatan Pramuka memiliki nilai penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, perkemahan menjadi ruang belajar yang memungkinkan peserta memperoleh pengalaman secara langsung melalui berbagai aktivitas.
“Pramuka adalah ruang belajar melalui pengalaman. Di sini adik-adik tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilatih untuk disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan,” ujar Alimudin.
Ia menilai pengalaman yang diperoleh selama kegiatan kepramukaan dapat melengkapi proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Interaksi antarpeserta, pembina dan lingkungan menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan diri serta kemampuan menghadapi berbagai situasi.
“Setiap kegiatan yang diikuti harus menjadi pengalaman yang memberi pelajaran. Karena itu, ikuti seluruh proses dengan baik, bangun kebersamaan dan manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi diri,” katanya.
Selain pembinaan generasi muda, Alimudin mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aktivitas yang menghadirkan banyak peserta dan masyarakat dapat menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
“Keterlibatan UMKM memberikan nilai tambah dalam kegiatan ini. Pelaku usaha memiliki kesempatan memperkenalkan produknya kepada masyarakat, sementara aktivitas kegiatan juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Alimudin berharap konsep kegiatan yang menggabungkan pembinaan Pramuka dengan pemberdayaan UMKM dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi Gugus Depan maupun sekolah lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin banyak sekolah maupun Gugus Depan yang melaksanakannya. Dengan begitu, ruang pembinaan generasi muda sekaligus peluang bagi UMKM untuk berkembang juga semakin terbuka,” tuturnya.
Kepada para peserta, ia berpesan agar menjadikan kegiatan kemah sebagai kesempatan untuk belajar dan membangun karakter.
“Ikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap pengalaman selama perkemahan sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama dengan orang lain,” katanya.
Sementara itu, pelaksanaan kegiatan di kawasan Pasar Sansarino memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada peserta maupun masyarakat yang hadir.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan kepramukaan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain membentuk karakter dan keterampilan generasi muda, kegiatan juga dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una berharap kegiatan kepramukaan dapat terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak sekolah, masyarakat dan pelaku UMKM.
Melalui semangat “Bersama Pramuka, UMKM Tumbuh, Ekonomi Masyarakat Maju,” Kemah Pramuka Gudep Tandjumbulu diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda sekaligus membuka peluang tumbuhnya ekonomi masyarakat. (*)







