Berita

Satpolairud Polres Touna Hadir Bantu Nelayan, Kasat Polairud: Wujud Nyata Program Polisi Penolong

9
×

Satpolairud Polres Touna Hadir Bantu Nelayan, Kasat Polairud: Wujud Nyata Program Polisi Penolong

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una terus menghadirkan pelayanan humanis kepada masyarakat pesisir melalui Program Unggulan Kabaharkam Polri Polisi Penolong.

Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan personel Satpolairud di Desa Uebone, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (29/6/2026).

Dalam kegiatan itu, personel Satpolairud membantu para nelayan mengangkat barang bawaan usai melaut sekaligus menyambangi warga pesisir untuk memberikan edukasi terkait keamanan dan keselamatan di wilayah perairan.

Kasat Polairud Polres Tojo Una-Una, IPTU Kadek Agung Andiana Putra, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan dan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Semangat Pagi di Lapas Ampana, Plt. Kalapas Pimpin Senam Sehat, Pererat Kebersamaan WBP dan Pegawai

“Melalui Program Polisi Penolong, kami ingin mewujudkan kehadiran Polri yang melindungi, mengayomi, dan menolong masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan perairan. Kehadiran personel untuk membantu nelayan setelah melaut mendapat sambutan positif, bahkan masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih,” ujar IPTU Kadek Agung.

Selain membantu aktivitas nelayan, personel Satpolairud juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan pesisir serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut. Para nelayan juga diingatkan agar selalu menggunakan perlengkapan keselamatan selama beraktivitas di laut.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Ampana Laksanakan Penggeledahan Insidentil

Tak hanya itu, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari praktik penangkapan ikan secara ilegal, seperti menggunakan bom, racun, maupun alat tangkap yang merusak ekosistem laut.

IPTU Kadek Agung juga mengimbau masyarakat pesisir agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, terutama bagi warga yang mengalami kendala untuk datang langsung ke kantor polisi.

Baca Juga:  Kapolsek Walea Kepulauan Sambangi Warga Desa Salinggoha Lewat Jumat Curhat

“Kami berharap melalui kegiatan ini terjalin komunikasi dan kemitraan yang semakin baik antara Polri dengan masyarakat pesisir. Dengan meningkatnya kehadiran personel di tengah masyarakat, rasa aman dapat terus terpelihara dan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan serta kelestarian laut semakin meningkat,” pungkasnya.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses