TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu menerima kunjungan audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Sopia, bersama staf, di Kantor Bupati, Selasa (19/5/2026).
Audiensi ini dalam rangka optimalisasi pelayanan serta peningkatan pemanfaatan Kekayaan Intelektual dan pemberdayaan produk unggulan daerah di Sulawesi Tengah.
Hadir mendampingi Bupati Ilham Lawidu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Muhammad Ilyas beserta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una.
Bupati Ilham Lawidu dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah di Kabupaten Tojo Una-Una.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menyambut baik audiensi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar Bupati Ilham.
Bupati mengatakan, adapun pokok bahasan yang akan disampaikan dalam audiensi ada lima poin antara lain, peran Kantor Wilayah terkait regulasi hukum di daerah atau Perda yang telah kami laksanakan maupun akan dilaksanakan kedepannya.
“Kemudian dukungan fasilitasi pendaftaran Kekayaan Intelektual bagi pelaku usaha dan masyarakat, dan dukungan fasilitasi serta peluang kerja sama dalam pemberdayaan produk unggulan di Sulawesi Tengah,” lanjutnya.
Selanjutnya, sambung Bupati, upaya penguatan sinergi antar instansi dalam rangka peningkatan nilai ekonomi dan daya saing produk lokal serta layanan Administrasi Hukum Umum.
“Alhamdulillah, hal ini sangat positif, sangat baik, bahwa Kementerian Hukum Sulawesi Tengah memberikan perhatian khusus bagi Kabupaten Tojo Una. Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan kita hari ini dapat menambah pendapatan dan investasi yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una,” ungkapnya.
“Kegiatan ini juga penting bagi kami, sehingga aturan-aturan pengelolaan pemerintahan dan hukum yang belum kami pahami akan lebih baik kedepannya,” pungkasnya.
Melalui audiensi tersebut, diharapkan dapat mendorong dukungan fasilitasi, pemberdayaan dan hilirisasi pendaftaran dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual, serta penguatan kerja sama dalam pemberdayaan dan pengembangan produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. (*)

