PALU – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tengah, di Ballroom Grand Sya Hotel Palu, Senin (27/4/2026).
Musrenbang kali ini mengangkat tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan Melalui Mobilitas Investasi, Produktivitas, dan Kualitas SDM”. Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. M. Arus Abdul Karim.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menyoroti sejumlah isu strategis daerah yang masih menjadi tantangan, di antaranya persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.
Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Saya berharap agar forum Musrenbang RKPD ini mampu merespons berbagai isu sentral yang dihadapi daerah, serta menghasilkan perencanaan pembangunan yang adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wabup Surya menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Daerah dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menyelaraskan arah pembangunan.
“Musrenbang ini penting agar arah pembangunan kita sejalan dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una akan terus memperkuat program prioritas yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami di daerah siap mendukung kebijakan provinsi, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari dukungan Fiskal Daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga merealisasikan transfer Dana Bagi Hasil (DBH) Triwulan I kepada Kabupaten Tojo Una Una sebesar Rp 6.266.170.832,10.
Selain itu, dalam paparan Musrenbang juga disampaikan alokasi anggaran program “Berani” Tahun 2026 untuk Kabupaten/Kota, dengan total anggaran mencapai Rp 42.927.068.584.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang solid antar pemerintah daerah, sehingga perencanaan pembangunan ke depan lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (*)

