TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menggelar acara pelepasan satu orang pegawai yang pindah tugas ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sidenreng Rappang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas, Rabu (19/11/2025) ini dihadiri oleh Plh. Kepala Lapas Ilham Adi Susanto, seluruh pejabat struktural, pegawai, dan CPNS Lapas Ampana.
Sejak awal kegiatan, suasana haru, hangat, dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Ikatan emosional yang terbangun selama bertahun-tahun tampak jelas antara pegawai yang dilepas dengan seluruh jajaran Lapas Ampana.
Kegiatan pelepasan ini digelar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi pegawai yang akan melanjutkan tugas di satuan kerja baru.
Selain itu, momen ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, meneguhkan nilai kekeluargaan, serta menumbuhkan semangat positif bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Adhani Milda menyampaikan pesan dan kesannya setelah lebih dari delapan tahun mengabdi di Lapas Ampana. Dengan suara bergetar, ia mengenang masa awal pengabdiannya sebagai CPNS yang datang tanpa keluarga maupun kenalan.
“Namun, keluarga besar Lapas Ampana menerimanya dengan hangat hingga ia merasa memiliki rumah kedua,” ucapnya.
Ia juga menuturkan kedekatannya dengan Warga Binaan Pemasyarakatan dan seluruh pegawai yang membentuk ikatan emosional hingga saat ini.
Di akhir penyampaiannya, ia mengucapkan terima kasih atas segala bimbingan, kebersamaan, serta memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan.
Plh. Kepala Lapas Ilham Adi Susanto dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam atas loyalitas, kinerja, dan kontribusi yang telah diberikan oleh Ibu Andi Adhani Milda.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Lapas Ampana adalah saksi nyata atas pengabdian yang beliau berikan untuk kemajuan organisasi. Nilai kekeluargaan, ketulusan, dan semangat yang selama ini ditunjukkan akan menjadi teladan bagi seluruh pegawai.
Plh. Kalapas juga berpesan agar beliau terus membawa integritas dan semangat positif ke tempat tugas yang baru. Ia menyampaikan permohonan maaf atas nama seluruh jajaran apabila selama kebersamaan terdapat kekhilafan. Dengan tulus, ia mengiringi kepergian beliau dengan doa terbaik untuk perjalanan pengabdian berikutnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi. Momen salam perpisahan berlangsung dalam suasana haru, menggambarkan eratnya hubungan kekeluargaan yang telah terjalin.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh rasa syukur. Pelepasan ini menjadi pengingat bahwa keluarga besar Lapas Ampana akan selalu terhubung, meski jarak dan tempat tugas berubah. ***

