Berita

Polsek Una-Una Turun Tangan, Pasang Spanduk Darurat di Lokasi Rawan Buaya

988
×

Polsek Una-Una Turun Tangan, Pasang Spanduk Darurat di Lokasi Rawan Buaya

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Menanggapi ancaman serius serangan buaya, jajaran Polsek Una-Una bergerak cepat dengan memasang spanduk peringatan di lokasi-lokasi rawan. Aksi tanggap ini dilakukan hari ini, Selasa (4/11/2025), sebagai upaya preventif untuk melindungi masyarakat Kepulauan Una-Una.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Una-Una, Iptu Sodang Datuan, S.H., bersama tim piket, kegiatan pemasangan spanduk dilaksanakan mulai pukul 11.00 Wita hingga 13.20 Wita. Fokus utama adalah Desa Wakai dan sekitarnya.

Baca Juga:  Proyek SUTT 150 kV: Polres Touna Pastikan Keamanan Demi Peningkatan Ekonomi Daerah

Empat lokasi strategis yang menjadi sasaran pemasangan, termasuk pelabuhan dan pesisir pantai yang ramai aktivitas, yaitu Pelabuhan dan Pesisir Pantai Desa Tanjung Pude, Pelabuhan Wakai, serta Pelabuhan Rumah Sakit Mobile.

Selain memasang peringatan visual, personel kepolisian juga aktif menyampaikan imbauan secara langsung kepada warga. Langkah ini diambil untuk memastikan pesan kewaspadaan tersampaikan secara efektif kepada masyarakat setempat.

Iptu Sodang Datuan, S.H., menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting mengingat seringnya insiden serangan buaya di perairan tersebut.

Baca Juga:  Bom Ikan Meledak, Nelayan di Touna Putus Tangan Kiri

“Kami sangat prihatin atas kejadian terkaman buaya yang bukan pertama kali terjadi di wilayah kita. Pemasangan spanduk ini adalah upaya nyata untuk terus mengingatkan masyarakat,” tegas Iptu Sodang Datuan.

Ia secara khusus berpesan agar warga meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau agar semua warga, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, dan menghindari beraktivitas atau berenang di laut, terutama saat sore hari atau di lokasi yang terindikasi rawan,” pesannya.

Baca Juga:  Personel Sat Lantas Polres Touna Beri Teguran Simpatik dan Humanis Pengendara Tak Pakai Plat Nomor

Kapolsek menambahkan bahwa kunci pencegahan utama adalah kesadaran kolektif.

“Kesadaran dan kehati-hatian masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah insiden serupa terulang kembali. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan diri dan lingkungan dari bahaya hewan buas ini,” pungkasnya lugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses