Berita

Ini Pesan Kapolsek Ampana Kota Saat Pertemuan Dengan Orang Tua Wali Murid SD Negeri Sumoli

1482
×

Ini Pesan Kapolsek Ampana Kota Saat Pertemuan Dengan Orang Tua Wali Murid SD Negeri Sumoli

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Bersama Orang Tua Wali Murid SD Negeri Sumoli.

TOUNA – SD Negeri Sumoli, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una menggelar pertemuan bersama orang tua wali murid dalam rangka mencegah bullying/perundungan dan kenakalan remaja baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, Selasa (7/10/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A. Sulaiman, Kapolsek Ampana Kota Iptu maryanto, Korwil Pendidikan Kecamatan Ratolindo, BNN, Pengawas Sekolah, Ketua Komite, Kepala Desa Sumoli, Bhabinkamtibmas, Kepala Sekolah dan Guru SD Negeri Sumoli serta orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Negeri Sumoli Zulhijah Sampo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya kembali kenakalan siswa SD Negeri Sumoli berdasarkan informasi pada Sabtu (4/10/2025) membuat kelompok geng serta ditemukan sajam dan busur panah.

Baca Juga:  Ciptakan Kamtibmas Kondusif Malam Minggu, Polsek Tojo Laksanakan Patroli KRYD

“Agar hal ini tidak terulang kembali, kami berharap peran serta dari DPRD, Pemda/Dinas Pendidikan, BNN, Polsek serta Kades untuk bisa memberikan pengarahan dan sambutan kepada para orangtua siswa, sehingga kejadian ini tidak terjadi kembali,” ujar Kepsek.

“Kami berharap kepada orang tua siswa agar lebih memperhatikan anak-anaknya saat diluar jam sekolah,” 

Ketua DPRD Gusnar A. Sulaeman dalam sambutannya menegaskan kepada orangtua siswa agar tidak menganggap remeh kejadian tersebut, dimana para siswa sudah bentuk geng dan membawa barang tajam.

“Kejadian ini, harus menjadi perhatian khusus bagi kita semua terutama para orang tua siswa, kalau hal ini dibiarkan mau jadi apa anak-anak kita nantinya,” tegasnya.

Baca Juga:  Antisipasi Aksi Konvoi dan Corat Coret Saat Kelulusan, Waka Polsek Ampana Kota Berikan Himbauan di Sekolah

Gusnar meminta kepada orang tua, apabila ada anak kita yang bersalah jangan dibela, serahkan ke guru jangan guru hanya menasehati anak kita atau pukul untuk peringatan sudah dilaporkan ke Polisi, padahal itu untuk kebaikan mereka

“Kami berharap kepada orang tua agar menjaga pergaulan anak-anaknya saat di luar jam sekolah. Jangan semuanya diserahkan kepada guru untuk mendidik anak-anak kita,” 

Pada kesempatan ini, Kapolsek Ampana Kota Iptu Maryanto menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya setelah pulang sekolah. Cek keberadaan mereka jangan sampai melakukan hal-hal yang negatif.

Baca Juga:  Polsek Ampana Kota Gelar Strong Point Pagi, Wujud Nyata Kepedulian Polisi terhadap Keselamatan Pelajar di Jalan Raya

“Tentunya, untuk mencegahnya mari bersama-sama kita awasi, serta memberikan dukungan kepada mereka melakukan kegiatan yang positif  seperti main bola, voli atau ikut pengajian,” pinta Kapolsek.

Iptu Maryanto juga berharap kepada Kepsek dan guru agar bertanggung jawab dalam mengawasi anak didiknya selama jam sekolah. 

“Apabila mereka berbuat kesalahan berikan teguran atau pengajaran yang sewajarnya. Jangan sampai karena emosi sampai menimbulkan kekerasan terhadap siswa,” pesannya.

“Kepada orang tua, agar membatasi anak-anaknya menggunakan HP, sehingga tidak terpengaruh konten negatif seperti kekerasan atau kenakalan remaja di media sosial,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *