TOUNA – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dan memperkuat kerja sama lintas sektor, UPT Puskesmas Ampana Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor (Linsek) tahun 2025, Kamis (28/8/2025).
Rakor yang berlangsung di Aula Kantor Camat Ratolindo ini dengan mengusung tema “Tingkatkatkan Sinergitas, Sukseskan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Penemuan Penderita TBC Menuju Ratolindo Sehat”.
Acara ini dihadiri Kabid Pelayanan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tojo Una-Una, Yance, SKM, Sekertaris Camat Ratolindo, Dudi Indriadi Muzammil, SH, Kepala Puskesmas Ampana Timur, Ni Made Lidya, Str, Keb, Danramil 1307 -05 Ratolindo Lettu Ckeu Risman dan Kepala KUA Ampana Kota, Amson A. Patanda.
Hadir juga, para Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Ratolindo, para Kepala Sekolah se-Kecamatan Ratolindo, Staf Puskesmas Ampana Timur, TP PKK Kecamatan Ratolindo serta Staf Kecamatan Ratolindo.
Kabid Pelayanan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tojo Una-Una, Yance mengatakan, bahwa penanggulangan kesehatan menjadi komitmen bersama dalam memperbaiki di sektor kesehatan dan menjadi titik peningkatan yang ada di tingkat Desa dan Kelurahan.
“Untuk itu, diharapkan penanganan CKG agar bisa dimaksimalkan, sehingga dapat menyentuh seluruh kalangan dan tabulasi penderita TBC dapat tertangani dengan baik serta mencapai kesembuhan total di wilayah Puskesmas Ampana Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Penyebaran TBC di Indonesia Cukup besar dan secara Dunia Indonesia menduduki peringkat 5 Dunia.
“Olehnya dalam pertemuan ini untuk gejala-gejala awal penderita TBC dapat terdeteksi oleh para Nakes yang memadai di wilayah kerja Puskesmas Ampana Timur dan diprioritaskan bagi para pelajar sekolah sampai perilaku kesehariannya di lingkungan tinggalnya harus mendapatkan perhatian khusus, sehingga penanganannya sampai tuntas,” harapnya.
Sekcam Ratolindo mengatakan, peningkatan pelayanan harus ditingkatkan agar mendapat respon yang baik dari masyarakat. Saat ini CKG sedang berlangsung, dan telah di launching Kegiatan CKG di MTSN Tojo Una-Una di Desa Sabulira Toba.
“Metode dalam CKG harus berinovasi lebih menjadi target seperti mengunjungi rumah-rumah penduduk seperti masyarakat Suku Bajo yang ada di Desa Labuan, sehingga rencana program kesehatan dapat teratasi bukan hanya bagi pelajar itu sendiri melainkan untuk semua masyarakat,” ungkapnya.
“Untuk itu, melalui momentum ini, mari kita bangun koordinasi di segala aspek permasalahan yang terjadi, sehingga kedepannya dapat teratasi dan menjadi contoh dalam penanganan kesehatan di Kecamatan Ratolindo,” harapnya.
Sementara itu, Kapolsek Ampana Kota IPTU Maryanto mengatakan, dalam mendukung program MBG dalam waktu dekat akan melaunching Dapur MBG oleh penyedia yayasan Hidayatul khairat di Kelurahan Uentanaga Atas, sebagai penyedia MBG yang melayani sekolah di wilayah Kecamatan Ampana Kota dan Ratolindo,
“Launching perdana direncanakan pada Tanggal 1 September, dimana sebelumnya sudah berjalan dapur MBG di Desa Sansarino,” terang Kapolsek Ampana Kota.
“Sementara untuk program lain dari Polri, bajwa saat ini kerjasama dengan Perum Bulog Polri menyediakan beras Murah SPHP dengan harga Rp.12500/Kg,” ungkap IPTU Maryanto.
Kapus Ampana Timur menyampaikan, program inovatif berjudul Pemeriksaan atau CKG ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka melalui deteksi dini terhadap berbagai penyakit, sehingga dapat mencegah dan menangani faktor risiko, mempermudah pengobatan serta mengurangi biaya perawatan kesehatan.
“Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi di tingkatan pemangku kepentingan, Camat sebagai Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Puskesmas sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ucapnya.
Ia mengatakan, Puskesmas memiliki peran penting dalam peningkatan kwalitas kesehatan di masyarakat seperti penanganan DBD, Gizi Buruk, Stunting, Keselamatan Ibu Hamil dan Balita serta pengawasan HIV di dilayah Puskesmas Ampana Timur,
“Melalui kesempatan ini, saya berharap agar tenaga Kesehatan yang ada dapat memaksimalkan kinerja menuju Indonesia Sehat,” pungkasnya. ***

