Pemerintahan

Pemkab Touna Laksanakan Pengisian Aplikasi Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting

2481
×

Pemkab Touna Laksanakan Pengisian Aplikasi Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Pengisian Aplikasi Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting. Foto: Diskominfo Touna

TOUNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan kegiatan Pengisian Aplikasi Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting, Kamis (26/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati dibuka oleh Sekretaris Bapperida Ishak W. Kanali mewakili Kepala Bapperida Kabupaten Tojo Una Una dan dihadiri sejumlah Camat, perwakilan OPD dan lintas sektor terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris Bapperida Ishak menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari OPD teknis hingga pemerintah desa, dalam menyampaikan data dan informasi yang akurat dan tepat waktu. 

“Pelaporan ini bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tapi juga menjadi dasar dalam evaluasi kinerja serta perbaikan program di masa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:  Buka Sosialisasi dan Diskusi Publik Ombudsman RI, Asisten Pemerintahan dan Kesra Harapkan Pelayanan Responsif, Transparan Dan Berintegritas.

Ia mengatakan, bahwa seiring dengan arah baru pemerintahan, beberapa komponen program pencegahan stunting kini diperkuat, dipertajam, dan disesuaikan untuk mendukung visi-misi Presiden.

“Tim dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una saat ini tengah melakukan penyesuaian dalam perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang masih bersifat sementara (ranwal). RPJMD tersebut dijadwalkan akan dibahas bersama DPRD pada minggu depan,” kata Ishak

Ia menyebut, dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, Kabupaten Tojo Una Una menjadi salah satu yang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat terkait penanggulangan masalah stunting serta pandemi malaria. Hal ini tertuang dalam surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri, di mana Touna bersama Kabupaten Morowali ditetapkan sebagai wilayah prioritas penanganan.

Baca Juga:  Pj. Sekda Touna Hadiri Milad Pesantren Darussalam Bulan Jaya

“Selain itu, kebijakan nasional saat ini juga menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus dipimpin langsung oleh pemerintah kecamatan. Seluruh siklus mekanisme pelaksanaan program ini akan dimulai dari tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan, dimulai sejak Januari hingga Desember,” sebutnya.

Ia menambahkan, saat ini terdapat tiga kabupaten, termasuk Tojo Una Una, yang telah melakukan input data melalui aplikasi khusus di tingkat kecamatan yang dikoordinasikan oleh Bapperida. Kelompok sasaran utama dari program ini meliputi ibu hamil, balita, remaja putri, calon pengantin, serta rumah tangga berisiko stunting.

Baca Juga:  Bupati Mohammad Lahay Buka Kegiatan Olah Raga dan Seni di Tojo Barat Dalam Rangka Memeriahkan HUT ke20 Kecamatan

“Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una optimistis bahwa dengan sinergi lintas sektor dan penguatan di tingkat kecamatan, target penurunan stunting dapat dicapai lebih efektif dan berkelanjutan sesuai arahan Presiden,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting nasional menjadi 14% pada tahun 2024. Pemerintah daerah berharap melalui pelaporan yang akuntabel dan transparan, upaya konvergensi pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sumber: Diskominfo Touna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *