Berita

Polres Touna Gelar KRYD, Cegah Aksi Kriminal dan Premanisme

1701
×

Polres Touna Gelar KRYD, Cegah Aksi Kriminal dan Premanisme

Sebarkan artikel ini

Touna – Kegiatan Rutin Yang Di Tingkatkan (KRYD) merupakan salah satu bentuk upaya Polri dalam rangka meminimalisir serta mencegah tindak kriminalitas yang sering terjadi di masyarakat.

Aksi premanisme, miras, , senpi, sajam, narkoba, judi, curat, curas, curanmor dan penyakit masyarakat lainnya menjadi sasaran utama KRYD yang dilakukan oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Jelang Tahun Baru, Wakapolres Touna Pimpin KRYD

Sabtu malam (11/05/2025), Kasat Tahti Iptu I Gusti Made Ary Candra S.H. selaku piket Pawas memimpin personil yang terlibat Sprin melaksanakan KRYD serta didampingi Kasubag Kerma AKP Hartono.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan serta APP kemudian dilanjutkan dengan patroli dialogis, pemeriksaan dan himbauan kamtibmas serta pengaturan arus lalu lintas di kota Ampana.

Baca Juga:  Ciptakan Ramadhan Kondusif, Polsek Ampana Kota Gelar KRYD Sasar Miras

Iptu Ary Candra mengatakan, KRYD ini kami laksanakan bertujuan guna memberi rasa aman di tengah-tengah masyarakat pada saat melaksanakan aktivitas dari aksi premanisme yang sedang marak.

“Kami melakukan patroli dan memonitoring kegiatan masyarakat baik itu di jalan raya, taman wisata malam, swalayan, fasilitas publik dan tempat-tempat umum lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Patroli Polsek Ampana Kota Bersama Koramil Ratolindo Wujudkan Kamtibmas Kondusif di Bulan Suci Ramadhan

Dia juga menyampaikan, pelaksanaan KRYD ini juga dimaksudkan untuk mengurangi pontensi gangguan kamtibmas yang diharapkan bisa menekan niat pelaku melakukan tindak kriminal.

“Seperti jambret, pencurian dan aksi premanisme lainnya dan tidak menutup kemungkinan dapat membahayakan keselamatan pers Polri yang sedang melaksanakan tugas,” ungkap Iptu Ary.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses