Berita

Lapas Ampana Gelar Ibadah Minggu untuk Warga Binaan Beragama Kristen

1097
×

Lapas Ampana Gelar Ibadah Minggu untuk Warga Binaan Beragama Kristen

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana kembali melaksanakan ibadah Minggu bagi warga binaan yang beragama Kristen di Gereja Oikumene Lapas, Minggu (10/11/24) 

Kegiatan ini berlangsung  pukul 09.00 Wita dipimpin oleh Ibu Uenike Yusuf dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ampana, yang membawakan khotbah bertema “Hidup menurut Daging atau Roh,” berdasarkan bacaan dari Galatia 5:19.

Baca Juga:  Lapas Ampana Berikan Edukasi Tentang Hak Dan Kewajiban Warga Binaan Pada Blok Wanita

Pelaksanaan ibadah ini merupakan wujud pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan, khususnya yang beragama Kristen, sebagai bagian dari program pembinaan spiritual di Lapas. 

Dalam khotbahnya, Ibu Uenike Yusuf mengajak para warga binaan untuk merenungkan pilihan hidup, yaitu hidup menurut kehendak daging atau kehendak roh, sesuai dengan ajaran dalam kitab Galatia.

Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung menyatakan bahwa kegiatan ibadah ini adalah bagian dari komitmen Lapas Ampana untuk memberikan pelayanan spiritual bagi warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani masa pidana dengan lebih positif dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat.

Baca Juga:  Lapas Ampana Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024

“Dengan terselenggaranya kegiatan ibadah ini, Lapas Ampana berharap dapat terus mendukung hak-hak warga binaan dalam beribadah, serta menciptakan suasana pembinaan yang lebih baik bagi seluruh penghuni,” ujar Luther.

Baca Juga:  Personil Polsek Tojo Berjibaku Padamkan Api di Desa Korondoda, Desa Tayawa dan Desa Tongku

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang penuh khidmat, aman, dan tertib. Seluruh warga binaan yang hadir mengikuti ibadah dengan tekun dan penuh penghormatan. 

Pelayanan ibadah ini juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, sebagai langkah penting dalam proses pembinaan dan penguatan moral di lingkungan pemasyarakatan. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses