Berita

WBP Lapas Ampana Ikuti Kajian Rutin, Cara Wudu Yang Benar dan Bertayamum

1912
×

WBP Lapas Ampana Ikuti Kajian Rutin, Cara Wudu Yang Benar dan Bertayamum

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Usai melaksanakan ibadah Sholat Ashar, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng mengikuti kajian agama yang disampaikan oleh Ustadz Hamdi Mahdin, Lc. Kajian kali ini mengangkat tema Cara Wudu yang Benar dan Bertayamum.

Kepala Seksi Binadik/Giatja Lapas Ampana, I Wayan Sucana menuturkan, kajian ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Ampana sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu.

Baca Juga:  KA. KPLP Dan Kasubsi Bimbingan Kerja Lapas Ampana Berikan Himbauan Kepada WBP Asimilasi Sebelum Melaksanakan Tugas

“Kegiatan ini termasuk dalam penilaian Sistem Pembinaan Pemasyarakatan Nasional (SPPN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gandeng Disnakertrans, Lapas Ampana Gelar Pelatihan Kemandirian Untuk Warga Binaan

Sucana mengungkapkan, kajian agama bagi warga binaan bertujuan untuk memperkuat iman dan ketakwaan mereka, memberikan bimbingan spiritual, serta membantu mereka memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam dengan lebih baik.

“Melalui kajian agama, warga binaan diharapkan dapat melakukan refleksi diri, memperbaiki perilaku, dan mendapatkan pencerahan yang dapat mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi ke dalam masyarakat setelah masa hukuman berakhir,” ungkapnya.

Baca Juga:  Buka Rakernis UPT. Pemasyarakatan, Ini Pesan Kakanwil Kemenkumham Sulteng

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan WBP dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman mereka terhadap ilmu agama Islam, serta semakin memperkuat iman dan takwa dalam diri mereka,” pungkasnya. (Red/Humas-Laspana)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses