Berita

Lapas Ampana Komitmen Berikan Pelayanan Ibadah Minggu Rutin bagi WBP Nasrani

1349
×

Lapas Ampana Komitmen Berikan Pelayanan Ibadah Minggu Rutin bagi WBP Nasrani

Sebarkan artikel ini
Ibadah Minggu Rutin di Lapas Ampana

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng memberikan fasilitas Ibadah Minggu Rutin untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani sebagai bentuk pembinaan kerohanian, Minggu (07/04/2024).

Bertempat di Gereja Oikumene Lapas Kelas IIB Ampana, seluruh WBP yang beragama Kristen mengambil bagian dalam kegiatan ibadah minggu ini, kegiatan ibadah ini juga dihadiri Ka. KPLP Finley E. Ruindungan, Anggota Rupam C Kasiyanto Seuselu.

Baca Juga:  Tatap Muka di Mapolsek Tojo, Kapolres Touna Dorong Sinergitas Polri dan Pemerintah Desa

Ka. KPLP Finley E. Ruindungan mengatakan, Ibadah Minggu Rutin ini, merupakan upaya Lapas Kelas IIB Ampana dalam mendukung kebebasan beragama dan menjaga kesehatan mental warga binaan.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk melaksanakan kewajiban agamanya, tetapi juga menjadi sarana pembinaan rohani yang bisa membantu mereka dalam proses rehabilitasi,” kata Finley.

Baca Juga:  Dengan Tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya", Lapas Ampana Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Kegiatan ibadah ini menunjukkan dukungan dari berbagai pihak terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di dalam lapas, sekaligus memperkuat hubungan antara warga binaan dengan masyarakat luas melalui perwakilan institusional dan agama,” ujarnya.

“Berjalannya ibadah dari awal hingga selesai dengan baik, aman, dan tertib tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, tetapi juga menunjukkan potensi positif dari keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan keagamaan sebagai bagian dari proses rehabilitasi mereka,” tambahnya.

Baca Juga:  Jaga Kebersihan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Ampana Gotong Bersihkan Lingkungan

“Hal ini penting dalam membangun rasa komunitas, ketenangan batin, dan persiapan bagi warga binaan untuk reintegrasi ke dalam Masyarakat,” pungkasnya.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses