Berita

Lapas Ampana Gelar Tausiyah Agama, Sebagai Cara Tranformasi Spritual WBP Selama Ramadhan

1267
×

Lapas Ampana Gelar Tausiyah Agama, Sebagai Cara Tranformasi Spritual WBP Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Bina kepribadian WBP menjadi pribadi yang lebih baik, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng Laksanakan Kegiatan pembinaan kerohanian.

Kegiatan ini dilakukan oleh Ustaz Hamdi di Mesjid Lapas Ampana. Kegiatan Hal ini merupakan inisiatif penting yang membantu dalam proses pembinaan dan rehabilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Minggu (24/3/2024).

Dalam tausyiahnya, Ustaz Hamdi membahas tentang “Perkara yang tidak membatalkan puasa bila Dilakukan,” sebuah topik yang sangat relevan terutama menjelang atau selama bulan Ramadan.

Baca Juga:  Kepala Lapas Ampana Hadiri Penyerahan Sertifikat Halal di LPP Kelas III Palu

Pengetahuan tentang hal-hal yang tidak membatalkan puasa sangat penting bagi umat Islam, terutama bagi mereka yang berupaya untuk menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar.

Topik ini membantu WBP memahami lebih dalam tentang praktik ibadah puasa, mengklarifikasi kesalahpahaman, dan memperkuat komitmen mereka terhadap ajaran agama.

Baca Juga:  Cegah Judi Online, Kakanwil Kemenkumham Sulteng Perintahkan Periksa Handphone Seluruh Pegawai

Sesi tanya jawab yang diadakan setelah penyampaian materi memberikan kesempatan bagi WBP untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang topik tausyiah atau hal lain yang berkaitan dengan keagamaan.

Interaksi semacam ini sangat berharga karena memberikan WBP akses langsung kepada sumber belajar agama yang kompeten dan memungkinkan mereka untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik serta klarifikasi langsung atas keraguan atau pertanyaan yang mungkin mereka miliki.

Baca Juga:  KA. KPLP Dan Kasubsi Bimbingan Kerja Lapas Ampana Berikan Himbauan Kepada WBP Asimilasi Sebelum Melaksanakan Tugas

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk pembinaan kerohanian tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dengan memberikan pendidikan agama, yang merupakan salah satu aspek penting dalam pembinaan karakter dan moral.

Dengan memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan ketakwaan, diharapkan WBP dapat mengalami transformasi pribadi yang positif, yang nantinya akan membantu mereka reintegrasi ke dalam masyarakat dengan cara yang lebih baik. (Red/Humas-Laspana)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses