Berita

Kapolsek Ulubongka Pastikan Karhutla Gunung Potong Berhasil Dikendalikan

10
×

Kapolsek Ulubongka Pastikan Karhutla Gunung Potong Berhasil Dikendalikan

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Buyu Bandera atau Gunung Potong, Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (6/10/2026) sore.

Kapolsek Ulubongka Iptu Muhajir Wonti mengatakan, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 16.30 WITA dari masyarakat melalui grup WhatsApp. Titik api terlihat dari ruas Jalan Trans Sulawesi di wilayah Desa Tampanombo.

“Sekitar pukul 17.50 WITA, titik api berhasil kami kendalikan dan kobaran api sudah tidak terlihat. Namun, masih terdapat asap tipis di beberapa titik sehingga belum dapat dipastikan sepenuhnya padam,” kata Muhajir.

Baca Juga:  Kapolsek Ulubongka Beberkan Kronologis Penemuan Remaja yang Hanyut di Sungai Bongka

Menurutnya, personel Polsek Ulubongka langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima informasi. Namun, upaya penanganan menghadapi kendala medan karena titik kebakaran berada di kawasan perbukitan dan lembah yang terjal serta sulit dijangkau kendaraan.

Pemadaman dilakukan Kapolsek Ulubongka bersama lima personel Polsek Ulubongka, 11 personel TNI, dan dua warga. Tim menggunakan satu unit mobil tangki milik perusahaan yang berada di Desa Tampanombo untuk membantu proses pemadaman.

Baca Juga:  Personil Polsek Tojo Lakukan Patroli dan Pengamanan Ibadah Hari Minggu di Gereja-Gereja

Berdasarkan keterangan sementara dari masyarakat, titik api diperkirakan mulai terlihat sekitar pukul 15.00 WITA di lahan milik warga yang berdomisili di wilayah Ampana. Namun, informasi mengenai kepemilikan lahan tersebut masih dalam pendalaman.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2,5 hektare. Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dan lembah sekitar Jalan Poros Trans Sulawesi, dengan jarak kurang lebih 300 meter dari perusahaan tambak udang.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Kota Mediasi Para Buruh dan Pedagang Pelabuhan Blokir Jalan

Muhajir menegaskan, petugas masih melakukan pemantauan terhadap lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Pendinginan belum dapat dilakukan secara maksimal karena kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau.

“Kami tetap melakukan pemantauan dan penanganan semaksimal mungkin, mengingat masih ada asap tipis di beberapa titik,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses