Pendidikan

Sekolah Rakyat Touna Genap Setahun, Bupati Ilham: Dari Dedikasi Guru hingga Asa Lahirkan Generasi Berprestasi

43
×

Sekolah Rakyat Touna Genap Setahun, Bupati Ilham: Dari Dedikasi Guru hingga Asa Lahirkan Generasi Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu menyampaikan sambutan saat menghadiri open house dan peringatan satu tahun Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (29/9/2026).

TOUNA – Setahun bukan sekadar hitungan waktu. Bagi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Tojo Una-Una, satu tahun menjadi catatan perjalanan tentang dedikasi para guru, perjuangan para siswa, sekaligus harapan besar untuk masa depan pendidikan di daerah.

Momentum tersebut diperingati melalui kegiatan open house sekaligus peringatan satu tahun berdirinya SRT Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (29/9/2026).

Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, yang hadir dalam kegiatan itu memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, siswa, orang tua, serta pihak-pihak yang selama ini mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat.

Guru Datang dari Berbagai Penjuru Indonesia

Di hadapan para guru dan siswa, Ilham secara khusus memberikan penghargaan atas pengabdian tenaga pendidik yang memilih meninggalkan keluarga dan daerah asal untuk mendidik anak-anak di Tojo Una-Una.

Para guru tersebut datang dari berbagai wilayah, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi Selatan.

Bagi Bupati, keberadaan mereka bukan sekadar menjalankan tugas mengajar, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Rapat dan Pengukuhan Pengurus Korpri Kabupaten Touna Periode 2022 - 2027 Resmi Dilantik

Kerja keras itu pun mulai menunjukkan hasil. Sejumlah siswa Sekolah Rakyat telah berhasil menorehkan prestasi.

“Prestasi, prestasi dan prestasi anak-anak didik di Sekolah Rakyat ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Tojo Una-Una di Negara Republik Indonesia, bahkan kalau bisa di mancanegara,” ujar Ilham.

Kritik Tak Harus Dihindari

Ilham juga mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan kritik sebagai sesuatu yang harus dihindari.

Berbagai masukan yang muncul di masyarakat maupun media sosial, menurutnya, dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

“Kalau hanya yang mendukung semua, maka kita pasti akan lalai dan tidak tahu apa yang menjadi kesalahan kita,” katanya.

Karena itu, ia menilai dukungan dan kritik harus berjalan beriringan agar program pendidikan tersebut terus berkembang.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Kota Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Tertib Berlalulintas

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap SRT Tojo Una-Una.

Lahan 10 Hektare untuk Sekolah Baru

Tak hanya berbicara tentang perjalanan satu tahun, Bupati juga membawa kabar mengenai masa depan fasilitas Sekolah Rakyat.

Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una telah menyiapkan lokasi dengan luas sekitar 10 hektare untuk pembangunan fasilitas baru Sekolah Rakyat.

Bupati menyampaikan, pemerintah daerah optimistis dapat memperoleh dukungan anggaran pembangunan sebagaimana yang telah direncanakan pemerintah pusat.

Kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan dapat memberikan ruang pendidikan yang lebih memadai sekaligus menunjang proses pembinaan para siswa.

Dari Tojo Una-Una untuk Indonesia

Di hadapan para siswa, Ilham menitipkan pesan agar kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Ia berharap prestasi para siswa nantinya tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa nama Kabupaten Tojo Una-Una ke tingkat nasional bahkan internasional.

Baca Juga:  Police Goes To School, Kapolsek Ulubongka Berikan Motivasi Kepada Siswa Sekolah Pedalaman SDN Linte Tua

Selama ini, Tojo Una-Una dikenal luas melalui pesona Kepulauan Togean. Ke depan, Bupati berharap daerah tersebut juga dikenal karena prestasi generasi mudanya.

“Kalau bisa, anak-anak didik di Sekolah Rakyat ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Tojo Una-Una di Negara Republik Indonesia, bahkan kalau bisa di mancanegara,” ujarnya.

Memasuki tahun kedua, Bupati berharap pengalaman selama satu tahun pertama menjadi fondasi untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas Sekolah Rakyat.

“Usianya masih sangat muda, tetapi pengalaman satu tahun ini kita jadikan pelajaran yang sangat berarti. Apa yang sudah baik hari ini, mudah-mudahan ke depan bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

Satu tahun telah berlalu. Perjalanan Sekolah Rakyat Tojo Una-Una masih panjang. Dari ruang-ruang kelas itulah, harapan baru bagi masa depan Tojo Una-Una sedang dibangun. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses