TOUNA – Komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus ditunjukkan oleh Lapas Kelas IIB Ampana. Pada Rabu (6/5/2026), Kepala Lapas Ampana, Febriansyah, bersama jajaran Pejabat Struktural turun langsung melaksanakan kontrol dan pengawasan pada area dapur Lapas sebagai pusat pengolahan dan penyajian makanan bagi warga binaan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Lapas Ampana dalam memastikan terpenuhinya hak dasar warga binaan, khususnya dalam memperoleh makanan yang sehat, bersih, higienis, dan layak konsumsi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi dapur, proses pengolahan bahan makanan, kebersihan peralatan masak, hingga proses penyajian makanan siap saji bagi WBP.
Melalui kegiatan ini, Kalapas memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan makanan berjalan sesuai standar kebersihan dan kesehatan. Langkah tersebut juga menjadi upaya preventif guna mencegah potensi gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak higienis. Dengan turun langsung ke lapangan, Kalapas ingin memastikan kualitas dan keamanan pangan bagi seluruh warga binaan tetap terjaga dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Ampana didampingi Pejabat Struktural dan jajaran Staf Perawatan melakukan pengecekan detail terhadap kualitas bahan makanan, kebersihan area dapur, serta kesiapan petugas dapur dalam melaksanakan tugasnya.
Kalapas menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapur dan area penyajian makanan agar selalu steril dan higienis, sehingga makanan yang disajikan tetap aman untuk dikonsumsi.
“Jangan sampai makanan terkontaminasi bakteri ataupun zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan warga binaan. Kebersihan harus menjadi prioritas utama,” tegas Kalapas.
Selain itu, Kalapas juga mengingatkan seluruh petugas dapur agar selalu menjaga kebersihan diri, menggunakan peralatan yang bersih dan steril, serta melaksanakan setiap tahapan pengolahan makanan secara disiplin. Mulai dari pencucian bahan makanan, proses memasak, hingga pendistribusian makanan harus dilakukan sesuai prosedur agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
Tak hanya itu, Kalapas turut menekankan pentingnya pengawasan dari jajaran Seksi Binadik terhadap proses pengelolaan dan pembagian makanan kepada warga binaan. Pengawasan tersebut bertujuan agar seluruh warga binaan mendapatkan hak makanan secara merata, tertib, dan sesuai dengan porsi yang telah ditentukan tanpa adanya perbedaan perlakuan.
Seluruh rangkaian kegiatan pengawasan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIB Ampana dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya pada pemenuhan hak dasar warga binaan melalui penyediaan makanan yang sehat, bersih, dan layak konsumsi. (*)

