TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana mengikuti kegiatan Sosialisasi Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Selasa (31/3/2026).
Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, M. Nur Amin, bersama Pejabat Struktural mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dari Ruangan Kepala Lapas Ampana, sebagai wujud penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh perhatian dan keseriusan sebagai bentuk komitmen Lapas Ampana dalam mendukung pembangunan Zona Integritas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan melayani masyarakat secara optimal.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Sekretaris Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan, seluruh Kepala Kantor Wilayah, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Indonesia.
Kehadiran seluruh pimpinan dan jajaran UPT tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Zona Integritas secara menyeluruh, konsisten, dan berkelanjutan di seluruh satuan kerja.
Dalam kegiatan tersebut, Inspektur Wilayah I Bapak Dr. Iwan Santoso, menyampaikan pemaparan mengenai strategi pemenuhan 6 (enam) area perubahan dalam rangka meraih predikat WBK/WBBM.
Enam area perubahan tersebut meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Keenam area tersebut merupakan indikator utama dalam pembangunan Zona Integritas yang harus dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh satuan kerja.
Selain itu, disampaikan pula penguatan komitmen pimpinan dan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan publik yang bebas dari pungutan liar, gratifikasi, serta segala bentuk penyimpangan lainnya.
Seluruh pegawai diharapkan mampu membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, disiplin, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Dalam kegiatan tersebut juga disosialisasikan berbagai inovasi unggulan berbasis teknologi informasi yang bertujuan untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat dan warga binaan, meningkatkan transparansi pelayanan, serta mempercepat proses pelayanan publik di lingkungan Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Inovasi layanan berbasis teknologi menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan birokrasi modern dan pelayanan publik yang efektif serta efisien.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi diikuti dengan baik oleh Plt. Kepala Lapas Ampana bersama jajaran dan akan dijadikan sebagai pedoman serta acuan dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di Lapas Kelas IIB Ampana dalam rangka meraih predikat WBK serta mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani.
Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Ampana menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen bersama seluruh jajaran Lapas Ampana, bukan hanya tanggung jawab pimpinan semata, melainkan tanggung jawab seluruh pegawai.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan perubahan pola pikir dan budaya kerja, meningkatkan disiplin, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan.
“Dengan kerja sama, integritas, dan komitmen bersama, diharapkan Lapas Kelas IIB Ampana dapat meraih predikat WBK tahun 2026,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran Lapas Ampana semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. (*)

