TOUNA – Jajaran Polres Tojo Una-Una terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan intensif bagi para petani lokal di wilayahnya.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM Muh. Natsir, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah lahan pertanian bertujuan untuk memastikan produktivitas pangan di daerah tetap terjaga dan terserap dengan maksimal.
Pada Selasa (05/02/2026), Bhabinkamtibmas Aipda Muslihin melakukan pengecekan hasil tanam kuartal empat di Desa Sabulira Toba, Kecamatan Ratulindo. Pengecekan dilakukan di lahan pribadi seluas dua hektar milik warga bernama Misno.
“Lahan tersebut ditanami sejak September 2025 dengan bibit sebanyak 30 kilogram. Dari luas lahan dua hektar ini, kami memperkirakan hasil panen akan mencapai kurang lebih enam ton,” jelas Muh. Natsir menyampaikan hasil pantauan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak warga untuk terus mendukung program pemerintah pusat dalam meningkatkan produktivitas jagung sebagai pilar ketahanan pangan.
Langkah serupa dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda I Wayan Budi Gunarta di Desa Bulan Jaya, Kecamatan Ampana Tete, Sabtu (07/02/2026). Petugas mendampingi Bapak Umar, pemilik lahan jagung seluas satu hektar yang tengah bersiap memasuki masa panen.
Selain memberikan pendampingan teknis, pihak kepolisian memberikan edukasi strategis mengenai distribusi hasil panen agar memberikan dampak ekonomi yang stabil.
“Kami menyarankan kepada petani agar hasil panen jagung nantinya dapat dijual melalui Bulog. Hal ini penting untuk optimalisasi penyerapan jagung di wilayah Ampana Tete sekaligus menjalankan program Polri dalam mendukung swasembada pangan pemerintah,” tambah Muh. Natsir.
Melalui pendampingan ini, Polres Tojo Una-Una berharap para petani merasa terbantu dan lebih termotivasi untuk mengolah lahan mereka, guna mewujudkan kemandirian pangan di Bumi Sivia Patuju.



