Berita

Gencarkan Operasi Keselamatan Tinombala, Subsatgas Binluh Polres Touna Sasar Titik Keramaian

69
×

Gencarkan Operasi Keselamatan Tinombala, Subsatgas Binluh Polres Touna Sasar Titik Keramaian

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Memasuki rangkaian Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Polres Tojo Una-Una terus menggencarkan edukasi demi menekan angka kecelakaan di jalan raya. Pada Selasa (3/2/2026) pagi, giliran pelajar MA Al-Ikhlas Sabulira Toba dan para penumpang di Pelabuhan Ampana yang menjadi sasaran pembinaan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Binluh, AKP Agus Habibie, bersama sejumlah personel. Dalam arahannya di hadapan para siswa, perwira yang juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una ini menekankan bahwa edukasi sejak dini adalah kunci utama keselamatan.

AKP Agus Habibie menegaskan bahwa target utama dari rangkaian operasi ini bukan sekadar penindakan, melainkan terciptanya situasi lalu lintas yang kondusif di wilayah hukum Polres Touna.

“Fokus utama kami adalah terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar AKP Habibie.

Baca Juga:  Pastikan Angkutan Umum Layak Jalan, Satgas Preventif Polres Touna Gelar Ramp Check di PO Touna Indah

Ia menambahkan bahwa peran pelajar sangat krusial sebagai pelopor keselamatan, mengingat kelompok usia produktif sering kali mendominasi angka pelanggaran di jalan raya.

Tak berhenti di lingkungan sekolah, AKP Habibie bersama tim juga menyambangi Pelabuhan Ampana. Di sana, petugas memberikan imbauan langsung kepada para penumpang Kapal Wabura-Bura.

Baca Juga:  Polres Touna Gelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026, Tekankan Pendekatan Humanis

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kesadaran akan aturan lalu lintas tidak hanya dipahami oleh pengguna kendaraan darat, tetapi juga masyarakat yang sedang melakukan mobilisasi melalui jalur laut.

“Kami ingin memastikan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Kesadaran ini harus menjadi budaya, bukan lagi karena takut akan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *