TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melaksanakan Apel Pagi Perdana Awal Tahun 2026, yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, di halaman depan Lapas Kelas IIB Ampana, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk membangun semangat kerja baru dengan mengusung tema “Atribut Baru, Semangat Baru”sebagai wujud komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan prima kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), masyarakat, serta sesama pegawai.
Apel diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Tertentu, pegawai staf, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan peserta magang. Kehadiran lengkap seluruh unsur pegawai mencerminkan soliditas dan kesiapan jajaran Lapas Ampana dalam menyongsong tantangan dan target kinerja tahun 2026.
Pelaksanaan apel pagi sebelum dimulainya aktivitas kedinasan bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi internal, menyamakan persepsi pelaksanaan tugas, serta menanamkan nilai integritas dan tanggung jawab.
Apel pagi juga menjadi sarana penyampaian informasi strategis pimpinan sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.
Dalam arahannya, Kalapas Ampana Luther Toding Patandung menyampaikan sejumlah penekanan strategis sebagai pedoman pelaksanaan tugas di tahun 2026.
Kalapas menegaskan agar seluruh jajaran mempelajari, memahami, dan melaksanakan 15 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya poin 6 sampai dengan poin 15 yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi pemasyarakatan, guna memastikan seluruh program berjalan selaras dan terukur sesuai bidang tugas masing-masing.
“Kepada seluruh seksi untuk segera menyusun rencana kerja yang konkret dan terintegrasi sebagai langkah nyata dalam mendukung keberhasilan 15 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, sehingga pelaksanaannya tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata,”tegasnya
Ia menugaskan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan bersama Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban untuk segera menyusun rencana kerja terkait pemberantasan peredaran narkoba serta pencegahan tindak penipuan dengan berbagai modus di dalam lapas.
“Selain itu, pentingnya penanganan permasalahan over kapasitas dan overcrowding melalui solusi yang komprehensif dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi lintas seksi,”ungkapnya.
Kalapas juga menginstruksikan kepada Kasi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja beserta jajaran pejabat Eselon V di bawahnya, Kalapas mengarahkan agar segera merancang program kemandirian pangan melalui kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang belum optimal.
“Program tersebut diharapkan dapat didukung melalui koordinasi dan kerja sama dengan dinas terkait di Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una,”terangnya.
Selain itu, Kalapas juga menekankan percepatan pembangunan dapur sehat dengan memberdayakan WBP yang memiliki sertifikat keterampilan, sebagai upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
“Untuk itu, diperlukan kerja sama dengan dinas kesehatan dan instansi terkait dalam pelaksanaan pelatihan tata boga serta pengelolaan bahan makanan yang higienis dan layak konsumsi,” tekannya.
Kalapas mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap produk hasil karya WBP agar dapat dipasarkan secara optimal melalui koperasi dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial WBP.
“Komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terhadap implementasi Pelayanan Prima, yang mencakup nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel,” tandasnya.
Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh jajaran untuk memahami makna dan implementasi pelayanan prima secara utuh agar pelayanan kepada WBP, masyarakat, dan sesama pegawai dapat berjalan optimal.
“Kasubag Tata Usaha untuk terus memonitor kedisiplinan pegawai, kerapian dan kepatuhan berpakaian dinas, serta memastikan kelengkapan dan keberhasilan pengunggahan data dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dalam rangka menuju predikat WBK/WBBM,” pintanya.
Mengakhiri arahannya, Kalapas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi, kerja keras, dan integritas yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025 sehingga kondisi Lapas Ampana tetap aman dan kondusif.
“Kami berharap di tahun 2026, dengan suasana baru, atribut baru, dan semangat baru, Lapas Ampana mampu menunjukkan peningkatan kinerja serta perubahan yang semakin baik dan positif,” tambahnya.
“Harapannya agar seluruh jajaran di tahun 2026 senantiasa bekerja dengan menjunjung tinggi nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tutupnya. (yya/**)








