TOUNA – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk Imipas Peduli, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Kemenimipas yang puncaknya akan dilaksanakan pada 19 November 2025 mendatang.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, memimpin langsung kegiatan yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, staf, serta CPNS Lapas Ampana. Suasana kegiatan berjalan hangat dan penuh rasa syukur, mencerminkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial antarwarga.
Melalui aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat sekitar, Lapas Ampana menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Kalapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung mengatakan, kegiatan Imipas Peduli ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial insan Pemasyarakatan.
“Secara simbolis, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama. Secara praktis, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan warga binaan yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Luther menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya kehadiran institusi Pemasyarakatan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Semoga pembagian bansos ini memperkuat rasa solidaritas, kebersamaan, serta mempererat hubungan antara Lapas Ampana dan masyarakat sekitar, sesuai dengan motto ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Lapas Ampana, Ilham Adi Suanto, menuturkan bahwa penerima bantuan sosial telah ditentukan melalui hasil pendataan dan pengamatan terhadap masyarakat sekitar yang dinilai memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami berupaya agar bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” ungkapnya.
Aksi bhakti sosial tersebut disambut hangat oleh masyarakat penerima bantuan. Salah satu penerima, Umrah, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar kegiatan serupa terus dilakukan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan ini. Terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Ampana, semoga selalu diberi kelancaran dan keberkahan,” ucap Umrah dengan haru.

Hal senada juga disampaikan oleh Wanto, seorang pengemudi bentor yang turut menerima bantuan.
“Bantuan ini sangat membantu keluarga kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” katanya penuh rasa syukur.
Aksi sosial yang diinisiasi Lapas Ampana ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan.
“Langkah responsif yang dilakukan Lapas Ampana ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” kata Bagus Kurniawan.
“Teruslah konsisten menjalankan peran sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Kegiatan Imipas Peduli menjadi awal dari serangkaian kegiatan peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025 di Lapas Ampana. Ke depan, kegiatan sosial seperti ini direncanakan akan terus berlanjut secara berkesinambungan, sebagai wujud nyata semangat kepedulian, solidaritas, dan komitmen Pemasyarakatan dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas. ***

