Pemerintahan

Pimpin Upacara Hari Pahlawan Nasional, Bupati Ilham Sebutkan 3 hal yang harus diteladani dari Pahlawan

1704
×

Pimpin Upacara Hari Pahlawan Nasional, Bupati Ilham Sebutkan 3 hal yang harus diteladani dari Pahlawan

Sebarkan artikel ini
Bupati Ilham Lawidu bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia.

TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025, di halaman kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin (10/11/2025).

Upacara yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 ini berlangsung khidmat.

Bupati Ilham Lawidu bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia. 

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

Dalam sambutan tersebut, Bupati Ilham menceritakan kembali semangat perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  Kadinkes PPKB Touna Sebut Upaya Turunkan Stunting Butuh Kerjasama dan Sinergitas Semua Komponen

“Hari ini di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujarnya Ilham dengan haru.

Ilham mengatakan, para pahlawan bukan hanya nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga saat ini. Mereka berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi masa depan Indonesia.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="5"]

“Para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak datang dari langit melainkan buah dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” jelasnya. 

Baca Juga:  Pelantikan IMTU 2026, Ini Pesan Bupati Ilham Lawidu

Dalam sambutan tersebut juga disebutkan tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran, mengutamakan kepentingan bangsa, dan memiliki pandangan jauh ke depan.

Pertama, tentang kesabaran, Ilham menuturkan bagaimana para pahlawan menempuh perjuangan dengan penuh keteguhan.

“Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan dengan segala keterbatasan,” katanya.

Kedua, sambung Ilham yaitu tentang mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.

Baca Juga:  PLTA Ulubongka Dibangun, Bupati Ilham Lawidu Optimis Ekonomi Melejit

“Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian,” jelasnya. 

Ketiga, ungkap Ilham, yakni pandangan jauh ke depan atau yang memikirkan nasib anak bangsa. 

“Mereka menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata adalah doa yang tak pernah padam,” pungkasnya.  ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *