TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor Lapas Kelas IIB Ampana, Rabu pagi (22/10/2025).
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf pegawai, serta 6 orang CPNS.
Apel pagi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi kedinasan, namun juga media pembinaan kedisiplinan dan konsolidasi internal dalam rangka meningkatkan tata nilai kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik.
“Setiap pegawai Pemasyarakatan harus menyadari bahwa institusi merupakan tempat pengabdian, bukan sekadar tempat bekerja. Untuk Pentingnya kedisiplinan, integritas, loyalitas, dan etos kerja yang tinggi,” tekannya.
Kepada Seksi Binadik dan jajaran, Kalapas memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Produksi batako dan paving blok yang sedang berjalan segera diselesaikan, khususnya mengingat bahan baku FABA rentan mengeras apabila terkena air hujan,” ujarnya.
Selain itu, Kalapas menyoroti pentingnya menjaga kebersihan dapur sebagai area vital yang berhubungan langsung dengan kesehatan WBP.
“Untuk itu, tidak ada tumpukan sampah, genangan air, maupun bau tidak sedap yang berpotensi menimbulkan penyakit, kebersihan dapur adalah tanggung jawab bersama, makanan yang sehat berasal dari lingkungan kerja yang bersih dan higienis,” tegas Kalapas.
Kalapas juga menginstruksikan jajaran KPLP dan Seksi Adm. Kamtib untuk menggerakkan WBP menjaga kebersihan kamar hunian dan saluran air.
“Sanitasi lingkungan yang buruk dapat menimbulkan bau tidak sedap, genangan air, dan menjadi sumber penyakit. Untuk itu perlu dilakukan kerja bakti terjadwal, terutama pada area yang berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah,” pintanya.
Selain itu, Kalapas mengingatkan seluruh pejabat seksi, kasubsi, serta pegawai staf untuk menjaga kebersihan ruang kerja masing-masing. Tata letak arsip dan kerapian meja kerja mencerminkan kedisiplinan pegawai dalam bekerja.
“Setiap laporan pekerjaan segera diselesaikan tepat waktu dan tidak menumpuk menjelang batas pelaporan. Manajemen waktu yang baik adalah kunci profesionalisme,” ujar Kalapas.
Kalapas juga memberikan instruksi tegas kepada petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Penjaga Pintu Utama (P2U) agar meningkatkan kewaspadaan. Pelayanan harus tetap humanis namun tetap mengutamakan aspek keamanan dan profesionalitas.
“Pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung dilakukan sesuai SOP serta wajib melakukan konfirmasi dan koordinasi sebelum menerima tamu yang ingin menemui pimpinan,” tegasnya.
Di akhir amanatnya, Kalapas kembali mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan semangat pengabdian. Mari menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, rapi, dan berorientasi pelayanan prima.
“Kita adalah pelayan masyarakat. Tunjukkan citra positif pemasyarakatan melalui kerja nyata, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” tutup Kalapas dalam amanat apel pagi tersebut. ***








