Berita

Tegaskan Komitmen Berantas Halinar, Kalapas Ampana Berikan Arahan Usai Senam Pembinaan WBP

797
×

Tegaskan Komitmen Berantas Halinar, Kalapas Ampana Berikan Arahan Usai Senam Pembinaan WBP

Sebarkan artikel ini
Kepala Lapas Ampana, Luther Toding Patandung Berikan Arahan Usai Senam Pembinaan WBP, Selasa (21/10/2025).

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah,Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, kembali melaksanakan kegiatan pembinaan rutin melalui senam pagi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (21/10/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan dalam depan blok hunian tersebut berlangsung mulai pukul 07.30 WITA dan merupakan agenda pembinaan fisik yang terjadwal dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Jumat. 

Pelaksanaan senam pagi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani WBP, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kedisiplinan, dan menciptakan suasana lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta produktif.

Kegiatan senam pagi dipimpin oleh dua instruktur senam yang merupakan WBP wanita yang telah terlebih dahulu mengikuti pelatihan keterampilan instruktur olahraga di Lapas Ampana. 

Pelaksanaan kegiatan ini turut diawasi langsung oleh Kepala Lapas Ampana Luther Toding Patandung yang hadir bersama seluruh pejabat struktural, jajaran pengamanan, serta pegawai staf Lapas Ampana. 

Terlihat seluruh WBP mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, bergerak serempak serta tertib mengikuti irama musik dan arahan instruktur. Hal ini mencerminkan komitmen Lapas Ampana dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermartabat melalui aktivitas positif yang terarah.

Baca Juga:  Wakapolres Touna Kompol Zulkifli Pimpin Apel Pagi Terakhir Sebelum Sertijab

Kegiatan senam pagi ini, guna meningkatkan kesehatan fisik dan daya tahan tubuh WBP agar terhindar dari penyakit dan tetap produktif selama menjalani masa pidana, menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan antar WBP.

Selain itu, bertujuan mencegah kejenuhan serta menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban melalui kegiatan yang bersifat positif, mendukung pelaksanaan pembinaan kepribadian sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan yang berkelanjutan, membentuk pola hidup sehat di lingkungan Lapas.

Setelah selesai pelaksanaan kegiatan senam pagi yang dilaksanakan oleh WBP, Kalapas Luther Toding Patandung, didampingi Jajaran Pejabat struktural serta Pegawai staf lapas ampana, menyampaikan beberapa penekanan kepada WBP dan Seluruh Pegawai yang hadir pada saat kalapas menyampaikan arahan penting.

Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan informasi penting mengenai pelaksanaan Pemeriksaan Rontgen (X-Ray) Screening bagi seluruh WBP sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari program peningkatan layanan kesehatan pemasyarakatan dan akan dilaksanakan secara bertahap mulai hari ini. 

Kalapas menegaskan bahwa pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut akan mencapai puncaknya pada 30 Oktober 2025 dan akan dilaksanakan serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia. 

Baca Juga:  Tingkatkan Kesehatan dan Kebugaran Fisik Personil, Polres Touna Gelar TKJ Berkala Tahap II

Oleh karena itu, Kalapas mengimbau seluruh WBP untuk mempersiapkan diri dan mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut dengan tertib, karena kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung proses pembinaan selama menjalani masa pidana di Lapas Ampana.

Pada kesempatan yang sama, Kalapas juga menegaskan kembali komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba, handphone (HP), dan barang terlarang lainnya di lingkungan Lapas Ampana. 

Hal ini merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Komitmen Bersama oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan beserta Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Kantor Wilayah, dan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di Indonesia.

Kalapas menyampaikan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik penyalahgunaan narkoba maupun peredaran barang terlarang di dalam Lapas. Ia menegaskan kepada seluruh WBP bahwa:

“Siapa pun yang masih menguasai, menyimpan, atau menggunakan handphone di dalam Lapas diminta secara sadar menyerahkan barang tersebut kepada petugas untuk dikembalikan kepada pihak keluarga. Jika ditemukan HP saat penggeledahan, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Kalapas.

Penyalahgunaan HP terbukti sering digunakan sebagai sarana pengendalian peredaran narkoba sehingga akan menjadi prioritas pengawasan ketat,WBP yang terbukti terlibat narkoba akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan tanpa kompromi.

Baca Juga:  Polsek Tojo Dapat Ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke-77 dari Koramil 1307-04 Tojo

Selain itu kalapas juga menegaskan Bagi petugas Lapas yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba akan diberikan sanksi tegas hingga pemberhentian tidak hormat (PTDH).

“Tidak ada ruang bagi narkoba di Lapas Ampana. Saya mengajak seluruh warga binaan untuk fokus menjalani pembinaan, bukan memperpanjang masalah. Begitu juga untuk seluruh petugas, jangan sekali-kali bermain dengan narkoba. Integritas adalah harga mati,” tegas Kalapas.

Menutup arahannya, Kalapas mengajak seluruh WBP untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan Lapas sebagai bagian dari menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, tertib, dan nyaman. 

Kalapas menekankan agar setiap kamar hunian, blok, serta fasilitas umum seperti kamar mandi dan halaman tetap bersih dan terawat untuk menghindari bau tidak sedap dan berkembangnya penyakit.

Kalapas juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan senam pagi secara rutin dengan tertib dan penuh antusias. Beliau berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud penerapan pola hidup sehat di lingkungan Lapas Ampana. 

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi pembinaan moral singkat yang bertujuan memperkuat mental dan semangat positif seluruh WBP. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *