TOUNA – Baru tujuh bulan menjabat, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu telah menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan visinya untuk membangun daerah berbasis nilai keikhlasan dan spiritualitas.
Dalam wawancara eksklusif bersama Kompas TV, Bupati Ilham Lawidu memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan pemerintahannya.
“Sejak terpilih menjadi Bupati, kami sudah berjalan tujuh bulan. Ada sembilan belas misi yang harus saya laksanakan selama lima tahun, dan setiap tahunnya minimal ada empat hingga lima program yang dijalankan,” ungkap Ilham Lawidu.
Salah satu program yang menjadi perhatian utamanya adalah pembangunan rumah ibadah di seluruh wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
Menurut Ilham, program ini merupakan perwujudan dari visi pertama pemerintahannya, yakni membangun daerah dengan landasan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Awal visi saya itu berhubungan dengan keikhlasan dan hubungan kepada Tuhan. Maka yang pertama kami lakukan adalah membangun rumah ibadah,” ujar Ilham.
Ilham menjelaskan, bahwa kebijakan tersebut membawa perubahan besar dalam pola bantuan keagamaan di daerah.
“Jika sebelumnya bantuan dari pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Tengah hanya berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per rumah ibadah, kini Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menaikkan bantuannya menjadi Rp100 juta per rumah ibadah,” jelasnya.
“Alhamdulillah, dalam waktu tujuh bulan ini sudah ada tiga puluh rumah ibadah, masjid, gereja, dan pura yang kami bantu pembangunannya,” tambah Ilham Lawidu di sela wawancara.
Langkah tersebut, lanjut Ilham, menjadi pondasi awal dalam mewujudkan 19 misi besar yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya lima tahun ke depan.
“Kami berharap program pembangunan rumah ibadah ini tidak hanya memperkuat infrastruktur keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Tojo Una-Una,” tukasnya. ***

