Berita

Sat Polairud Touna Amankan dan Lepaskan Penyu Lekang ke Habitatnya

738
×

Sat Polairud Touna Amankan dan Lepaskan Penyu Lekang ke Habitatnya

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Satuan Polairud Polres Tojo Una-Una (Touna) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa laut dengan melepaskan seekor Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) kembali ke habitat aslinya, Sabtu (27/9/2025) di depan Mako Polairud Polres Touna.

Aksi konservasi ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Sat Polairud Polres Touna, Balai Nasional Kepulauan Togean, Polisi Kehutanan, dan Mahasiswa PSDKU Untad Ampana.

Baca Juga:  Wakapolres Touna Pimpin Koordinasi Dengan Pemda Terkait Penertiban PKL

Penyu Lekang tersebut sebelumnya berhasil diamankan setelah diserahkan oleh warga sekitar kepada pihak kepolisian pada Jumat (26/9/2025). Penyerahan ini menjadi bukti tingginya kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat dalam melindungi satwa liar.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasat Polairud Iptu Kadek Agung A.P., S.H., bersama perwakilan Balai Taman Nasional Togean, polisi kehutanan, mahasiswa, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Touna Serahkan Bantuan Alat Pancing Untuk Nelayan

Menyikapi momen pelepasan tersebut, Iptu Kadek Agung A.P., S.H., menyampaikan penekanan tentang peran penting Polri dalam perlindungan satwa yang dilindungi.

“Pelepasan penyu ini bukan hanya sekadar tugas, melainkan wujud nyata komitmen kami di Polairud untuk melindungi biota laut yang dilindungi undang-undang. Kami juga mengapresiasi kesadaran masyarakat yang menyerahkan penyu ini kepada kami,” ujar Iptu Kadek Agung A.P., S.H.

Baca Juga:  Minggu Kasih, Polsek Ampana Kota Dengarkan Saran dan Masukan Jemaat Gereja

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan penuh agar Penyu Lekang ini dapat hidup bebas dan lestari di lautan kita.

“Selain itu, hal ini juga memperkuat sinergi dan kepercayaan masyarakat kepada Sat Polairud sebagai pelindung, baik itu keamanan di laut maupun kehidupan satwa liar,” ungkapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *