TOUNA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tojo Una-Una mengadakan sosialisasi Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Aula Hotel Ananda Kelurahan Ampana, Kamis (5/12/24).
Sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tojo Una-una Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi P4GN dan Peraturan Bupati Tojo Una-Una Nomor 23 tahun 2021 tentang P4GN Lingkup Organisasi Perangkat Daerah.
Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Tojo Una-Una Bebas Dari Bahaya Narkoba Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Alfian Matajeng, S.Pd, MAP mewakili Bupati Tojo Una-Una.
Hadir sebagai narasumber Kepala Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, Pilipus Siahaan, SH, MH, Kepala BNN Kabupaten Tojo Una-Una, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, Kasat Narkoba Polres Tojo Una-Una, AKP I Gede Krisna Arsana, S.Pd.H dan Kepala Kesbangpol Tojo Una-Una, Herlina Leonita Sandewah, SH, MH.
Sosialiasi ini diikuti 100 orang peserta yang terdiri dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, para guru serta siswa/siswi SMA sederajat di wilayah Kecamatan Ampana Kota dan Kecamatan Ratolindo.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Alfian Matajeng menyampaikan permasalahan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa dan telah menjadi tantangan besar yang tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, masyarakat dan bahkan masa depan bangsa.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kepada masyarakat dan lingkungan sekolah agar dapat melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang dalam upaya pencegahan melalui program pemberantasan narkoba dalam bentuk penyuluhan atau kegiatan lain yang bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran tentang bahaya narkoba serta menanamkan nilai-nilai sejak dini bahwa narkoba adalah haram,” ujarnya.
Alfian mengatakan, bahwa peran serta orang tua dan keluarga perlu ditingkatkan karena pengaruh keluarga sangat besar terhadap pembinaan mental dan kepribadian atau jati diri seorang anak.
“Untuk itu, kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat bekerjasama untuk saling mendukung pelaksanan program P4GN, meneguhkan komitmen, menguatkan tekat melakukan upaya-upaya dalam membebaskan anak-anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba demi masa depan bangsa dan negara,” tandasnya.
Sumber : Diskominfo Touna

