Sulteng

Kalapas Ampana Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Sulteng

1770
×

Kalapas Ampana Hadiri Pisah Sambut Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Sulteng

Sebarkan artikel ini

PALU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Mansur Yunus Gafur, turut menghadiri kegiatan pisah sambut Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah.

Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran yang berada di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Sulteng, Jumat (23/8/2024).

Kegiatan pisah sambut ini merupakan momen penting dalam pergantian pimpinan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng, yang bertujuan untuk memperkenalkan pejabat baru serta memberikan penghargaan kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya. Seluruh peserta, termasuk Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, hadir untuk menunjukkan dukungan dan komitmen mereka terhadap kepemimpinan yang baru.

Baca Juga:  Nurbiana, Sos Pimpin Senam WBP Lapas Ampana

Kegiatan ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada pimpinan yang lama atas dedikasi dan kontribusinya, sekaligus menyambut pimpinan baru yang akan melanjutkan tugas dan tanggung jawab di Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Baca Juga:  Satu Tim, Satu Tujuan: Kalapas Luther Toding Patandung Gelar Brifing Perdana Bersama Jajaran Lapas Ampana

Kehadiran seluruh jajaran di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Sulteng, termasuk Lapas Kelas IIB Ampana, dalam acara ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam melaksanakan tugas-tugas ke depan di bawah kepemimpinan baru.

Baca Juga:  Gandeng BRI Cabang Ampana, Lapas Ampana Berikan Sosialisasi Pelayanan Budaya Prima Bagi Pegawai

Kegiatan ini mencerminkan semangat kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan Kemenkumham Sulteng, serta komitmen untuk terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan dedikasi di bawah kepemimpinan yang baru. (Red/Humas-Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses