Pilkada 2024Politik

KPU Touna Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih dan Penggunaan Aplikasi Sidalih serta E-Coklit Pilkada 2024

1682
×

KPU Touna Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih dan Penggunaan Aplikasi Sidalih serta E-Coklit Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una, Ahdin L Nondo saat membuka Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih dan Penggunaan Aplikasi Sidalih serta E-Coklit.

KABAR AMPANA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tojo Una-Una menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilih dan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) serta E-Coklit pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024, Jumat (21/6/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Pink Ampana ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una, Ahdin L Nondo serta diikuti oleh ketua dan anggota PPK dari 12 kecamatan se-Kabupaten Tojo Una-Una.

Baca Juga:  Kampanye Akbar Ilham-Surya, Ribuan Pendukung Padati Lapangan Sansarino

Bimtek ini juga dihadiri Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Risvirenol, Anggota KPU Kabupaten Tojo Una-Una, Nidaul dan Zakaria serta Ketua Bawaslu Kabupaten Tojo Una-Una, Taufiq Rizal R Liara sebagai Narasumber

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Tojo Una-Una, Ahdin L Nondo menyampaikan bahwa data pemilih adalah salah satu indikator sukses atau tidak pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada.

Baca Juga:  Cooling Sistem Jelang Pemungutan Suara, Polsek Ampana Kota Gelar Patroli Gabungan

“Untuk itu, melalui Bimtek ini, proses pemuktahiran data pemilih yang akan dilaksanakan oleh Pantarlih agar senantiasa bisa sama-sama kita kawal, akan menghasilkan kualitas data pemilih yang baik, karena dari data pemilih inilah proses-proses secara teknis pada Pemilihan atau Pilkada akan dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Logistik Pilkada Di Distribusikan, Personel Jaga Gudang KPU Tingkatkan Pengamanan

Ahdin juga mengingatkan kepada seluruh PPK yang hadir agar mencatat atau menjadikan pengalaman-pengalaman pemilu sebelumnya sebagai evaluasi.

“Harapannya, ada kendala-kendala dilapangan yang pernah terjadi di Pemilu sebelumny,  bisa kita pecahkan, bisa kita carikan solusinya, sehingga tidak terjadi lagi dalam Pemuktahiran data di Pilkada nanti,” tandasnya. YYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses