Berita

Bentuk Toleransi Umat Beragama, Lapas Ampana Laksnakan Ibdah Minggu

1341
×

Bentuk Toleransi Umat Beragama, Lapas Ampana Laksnakan Ibdah Minggu

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Meskipun dalam suasana Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng, tetap menggelar ibadah keagamaan rutin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Nasrani, yakni ibadah minggu. Hal ini merupakan salah satu bentuk toleransi keagamaan yang diciptakan di lingkungan Lapas Ampana, Minggu (17/3/2024).

Ibadah ini diselenggarakan di Gereja Oikumene Lapas Ampana dan dipimpin oleh Pendeta Ervi Tomesa dengan tema “Yesus Menyucikan Bait Allah”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ka. KPLP Finley E. Ruindungan, Regu Pengamanan, dan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Nasrani.

Baca Juga:  Nurbiana, Sos Pimpin Senam WBP Lapas Ampana

Ka. KPLP Finley E Ruindungan menegaskan bahwa Lapas Ampana tidak akan melakukan pembedaan dalam hal berhubungan dengan kewajiban beragama. Hal ini dilakukan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama demi memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan.

Baca Juga:  Rehabilitasi Moral WBP Nasrani, Lapas Ampana Kembali Gelar Ibadah Minggu

“Selain sebagai bentuk toleransi, kegiatan ibadah minggu juga masuk ke dalam program pembinaan kepribadian Lapas Ampana sesuai arahan Kakanwil Hermanyah Siregar. Hal ini merupakan bagian dari upaya tercapainya keberhasilan pembinaan warga binaan Lapas dan Rutan dengan melakukan pembinaan kepribadian/karakter dan pembinaan kemandirian secara seimbang,” kata Ka. KPLP

Baca Juga:  Kalapas Ampana Tinjau Persiapan Pembangunan Fasilitas Wudhu Warga Binaan

Jalannya ibadah berlangsung dengan baik, aman, dan tertib, mencerminkan suasana yang khusyuk dan penuh hikmat. Semoga kegiatan ibadah minggu ini membawa kedamaian dan keberkahan bagi semua yang hadir, serta mempererat hubungan antar warga binaan pemasyarakatan dan petugas lapas. (Red/Humas-Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses