Sulteng

Kasatgas Humas: Pendampingan Psikologi Upaya Penting Jaga Kesehehatan Mental Personel

1510
×

Kasatgas Humas: Pendampingan Psikologi Upaya Penting Jaga Kesehehatan Mental Personel

Sebarkan artikel ini

PALU — Pendampingan psikologi merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Polri untuk menjaga kesehatan mental personel yang bertugas dalam Operasi Mantap Brata Tinombala 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan pembinaan psikologis kepada personel agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan optimal.

Hal itu diungkapkan Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata Tinombala Kombes Pol Djoko Wienartono, dalam keterangan resminya kepada media di Palu, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga:  Polsek Petasia Dapat Surprise Dari Koramil 1311-03/Petasia di Hari Bhayangkara ke -78

Djoko menyebut, kegiatan pendampingan psikologi ini dilakukan oleh Satgas Banops melalui Subsatgas Psikolog dengan mencakup beberapa aspek, yaitu:

Pertama, Aspek psikologis yaitu untuk menilai kondisi psikologis personel, baik sebelum, selama, maupun setelah pelaksanaan tugas operasi.

Kedua, Aspek kesehatan mental yaitu untuk memberikan edukasi dan konseling tentang kesehatan mental kepada personel.

Ketiga, Aspek sosial yaitu untuk memberikan dukungan sosial kepada personel, baik dari keluarga maupun rekan kerja.

Baca Juga:  Minimalisir Gangguan Kamtibmas, Polres Touna Kembali Hadir Amankan Kampanye

Kasatgas Humas mengatakan, pendampingan psikologi ini dilakukan secara berkala di berbagai tempat, seperti di markas Kepolisian, di lokasi penugasan, maupun di tempat tinggal personel, bebernya.

Djoko menerangkan, pendampingan psikologi merupakan salah satu upaya penting yang dilakukan oleh satgas Operasi Mantap Brata Tinombala 2024 untuk menjaga kesehatan mental personel yang bertugas dalam operasi, terangnya.

“Tidak dapat dipungkiri pelaksanaan operasi mantqp brata tinombala yang berlangsung selama 222 hari akan berpengaruh terhadap fisik dan mental personel yang bertugas, ” ujar Kombes Pol. Djoko Wienartono yang juga Kabidhimas Polda Sulteng.

Baca Juga:  Polda Sulteng tanam 1000 bibit mangrove di Pantai Popa

Lanjut ia menambahkan, perlunya pendampingan oleh tim subsatgas psikologi untuk mengetahui dan mendeteksi perubahan psikologis setiap anggota yang terlibat operasi.

“Kegiatan pendampingan psikologi ini diharapkan dapat membantu personel untuk menjalankan tugas dengan baik dan optimal,” pungkasnya.

Sumber: Bidhumas Polda Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses