Berita

Ambil Air di Kolong Rumah, Wanita di Kavetan Touna Meninggal Diterkam Buaya

1643
×

Ambil Air di Kolong Rumah, Wanita di Kavetan Touna Meninggal Diterkam Buaya

Sebarkan artikel ini
Wanita di Kavetan Touna Meninggal Diterkam Buaya Saat Ambil Air di Kolong Rumah.

TOUNA – Wanita bernama Ayuni Mahmud (21) di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggal usai diterkam buaya saat mengambil air bersih di bawah kolong rumahnya.

Korban ditemukan tewas mengalami luka gigitan di bagian pundak dan lengan.
“Iya, ada salah satu warga meninggal dunia akibat diterkam seekor buaya,” ujar Kapolsek Una Una Iptu Maryanto kepada wartawan, Kamis (06/07/2023).

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 3 Pulau Salaka, Desa Kavetan, Kecamatan Una Una pada Kamis (06/07/23) sekitar pukul 05.00 Wita.

Baca Juga:  Jamin Keamanan Pengunjung, Polres Touna Amankan Tempat Rekreasi Permandian Malotong

Maryanto mengatakan kejadian berawal saat korban sedang mengambil air dari pipa keran yang berada di bawah kolong rumahnya.

Baca Juga:  Sempat Melarikan Diri, Pelaku Penganiayaan Istri dan Anak di Bangkagi Akhirnya Ditangkap Polisi

“Tiba-tiba dari arah sebelah kiri muncul seekor buaya yang langsung menerkam dan menggigit korban yang sedang mengambil air,” terangnya.

“Tidak lama kemudian saksi melihat posisi korban sudah dalam keadaan terapung. Kemudian korban diambil oleh warga dan dibawa ke rumah dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Maryanto mengungkap korban mengalami luka gigitan di bagian pundak kiri dan lengan kiri. Saat ini jasad korban telah berada di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Tinombala 2023 Dimulai, Polres Touna Gelar Apel Kesiapan Pasukan

“Luka gigitan pundak kiri, lengan kiri dan mengalami patah tulang. Korban sudah ditangani oleh pihak keluarga dan selanjutnya menunggu proses pemakaman,” pungkasnya.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses