Berita

Kapolsek Ampana Tete Ungkap Penanganan Kebakaran Lahan di Padauloyo

8
×

Kapolsek Ampana Tete Ungkap Penanganan Kebakaran Lahan di Padauloyo

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kebakaran lahan terjadi di areal Kompi Dusun II, Desa Padauloyo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una AKP Hartono mengatakan, api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang areal Kompi Dusun II dan kemudian merembet ke sekitar bangunan Kompi.

“Setelah mendapat informasi, kami bersama personel Polsek Ampana Tete dan petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata AKP Hartono.

Baca Juga:  Tingkatkan Iman dan Taqwa Personel, Polsek Una Una Gelar Binrohtal

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi, titik api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran.

AKP Hartono menjelaskan, setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melakukan pemadaman bersama dua unit kendaraan pemadam kebakaran. Api berhasil dikendalikan sekitar 10 menit setelah proses pemadaman dilakukan.

Baca Juga:  Jamin Keselamatan Siswa, Anggota Polsek Ampana Kota Bantu Seberangkan Jalan Ke Sekolah

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar satu hektare. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujarnya.

Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari tiga personel Polri, 12 personel TNI, serta delapan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Keliling Desa Dalam Jumat Curhat, Kapolres Touna Dengarkan Keluhan dan Masukan Masyarakat

Kapolsek menegaskan, kepolisian telah mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman, mengumpulkan bahan keterangan, serta membuat laporan terkait kejadian tersebut.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area lahan kering yang berpotensi memicu kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses