Berita

Karhutla Tampanombo Meluas, Petugas Gabungan Lakukan Pemadaman

83
×

Karhutla Tampanombo Meluas, Petugas Gabungan Lakukan Pemadaman

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan perbukitan Dusun Mavroto, Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Kapolsek Ulubongka Polres Tojo Una-Una Iptu Muhajir Wonti mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui warga Desa Tampanombo yang melintas di Jalan Trans Sulawesi. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

“Setelah menerima informasi, kami bersama personel Polsek Ulubongka langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Iptu Muhajir.

Baca Juga:  Kapolres Touna Tegaskan Pemberitaan di Media Adanya Oknum Personel Polres Touna Backup Merusak Properti "Itu Tidak Benar"

Pemadaman selanjutnya dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI, Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni dan masyarakat. Dua unit kendaraan pemadam turut dikerahkan untuk mempercepat penanganan.

Kapolsek menjelaskan, sekitar 10 hektare lahan hutan dan perbukitan terdampak kebakaran. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WITA.

Meski api utama berhasil dipadamkan, masih terdapat sejumlah titik yang mengeluarkan kepulan asap. Kondisi medan yang berbukit menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman secara maksimal.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Ampana Kota Sambangi Imam Masjid

“Api masih belum padam sepenuhnya karena kondisi medan yang berbukit-bukit sehingga menyulitkan pemadaman,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, Iptu Muhajir menyebut informasi awal di lapangan mengarah pada dugaan puntung rokok yang dibuang oleh masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pendalaman.

Ia juga menyebut kemungkinan adanya faktor lain, termasuk unsur kesengajaan, masih terbuka untuk didalami melalui pemeriksaan saksi dan penelusuran sumber awal api.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Polsek Ulubongka Cek Lokasi Rawan Pasca Hujan Deras

“Dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan sebelum dilakukan pendalaman terhadap saksi dan sumber api,” tegasnya.

Selain medan yang sulit, kondisi kemarau ekstrem menyebabkan vegetasi di kawasan tersebut mengering sehingga api lebih mudah menjalar. Petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik yang mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali meluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses