TOUNA – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Tojo Una-Una periode 2026–2027 resmi dilantik, Kamis (3/9/2026). Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Musyawarah Cabang (Muscab) PJS Kabupaten Tojo Una-Una.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mohammad Asrar Mohamad Ali, meminta pengurus PJS menjadikan amanah organisasi sebagai tanggung jawab moral dalam menjaga kualitas informasi dan kepercayaan publik.
“Selamat kepada seluruh pengurus PJS Kabupaten Tojo Una-Una yang telah dilantik. Amanah yang saudara-saudara terima hari ini bukan sekadar sebuah kepengurusan organisasi, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk turut menjaga kualitas informasi, membangun kepercayaan publik, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” kata Asrar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia Muscab yang telah menjalankan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, musyawarah menjadi momentum untuk menyatukan gagasan, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi, sekaligus menentukan arah organisasi.
“Dengan berakhirnya musyawarah cabang ini, saya berharap tidak berakhir pula semangat kebersamaan yang telah dibangun. Justru inilah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membuktikan bahwa PJS Kabupaten Tojo Una-Una mampu menjadi organisasi profesi yang solid, profesional, independen, dan konstruktif,” ujarnya.
Pers Diminta Utamakan Akurasi
Asrar menilai perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh berita. Informasi dapat diterima dalam hitungan detik. Namun, kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan ketepatan, akurasi, verifikasi, dan tanggung jawab jurnalistik.
“Insan pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat, sementara media juga membutuhkan pemerintah sebagai sumber informasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.
Pemkab Tojo Una-Una, lanjut Asrar, berkomitmen membangun komunikasi terbuka dengan insan pers, termasuk menerima kritik, saran, dan masukan konstruktif yang disampaikan berdasarkan data dan fakta.
PJS Diminta Perkuat Organisasi
Kepada pengurus PJS periode 2026–2027, Asrar berpesan agar organisasi dibangun secara solid, terbuka, demokratis, serta mampu merangkul seluruh insan pers di daerah.
Perbedaan pandangan, kata dia, hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan solusi yang lebih baik.
“Jaga kehormatan organisasi dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika jurnalistik,” tegasnya.
Seluruh anggota PJS juga didorong menjaga marwah profesi dengan menghadirkan pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat, memperkuat demokrasi, serta ikut mendorong pembangunan daerah.
Pelantikan pengurus sekaligus penutupan Muscab PJS Kabupaten Tojo Una-Una diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong terwujudnya Kabupaten Tojo Una-Una yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (*)







