TOUNA – Dedikasi yang tulus akan selalu meninggalkan jejak yang tak terlupakan. Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama puluhan tahun, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menggelar kegiatan Pelepasan dan Purna Bakti bagi salah satu pegawai terbaiknya, Basse Johar, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan sebuah penghormatan atas perjalanan panjang seorang insan pemasyarakatan yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dedikasi, serta loyalitas dalam mendukung kemajuan organisasi.
Selama kurang lebih 34 tahun 3 bulan, Basse Johar telah menjadi bagian dari perjalanan Lapas Ampana, memberikan kontribusi nyata melalui semangat kerja, keteladanan, dan pengabdian yang patut menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran.
Suasana Aula Sivia Patuju Lapas Kelas IIB Ampana dipenuhi rasa haru, syukur, dan kekeluargaan. Seluruh pegawai hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dalam masa kedinasan beliau.
Kebersamaan yang selama ini terjalin menjadikan momen tersebut terasa begitu hangat, memperlihatkan bahwa keluarga besar Lapas Ampana tidak hanya dipersatukan oleh tugas, tetapi juga oleh ikatan persaudaraan yang kuat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari pegawai yang memasuki masa purna bakti, disusul sambutan Kepala Lapas Kelas IIB Ampana yang menyampaikan penghargaan serta rasa terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas.
Dalam sambutan perpisahannya, Basse Johar menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena telah diberi kesempatan mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara selama lebih dari tiga dekade bersama keluarga besar Lapas Ampana.
“Lapas Ampana bukan sekadar tempat bekerja, tetapi telah menjadi rumah kedua yang dipenuhi kebersamaan, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam menjalankan amanah negara,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Lapas beserta seluruh jajaran atas perhatian, kebersamaan, dan dukungan yang diberikan selama ini.
“Dengan penuh kerendahan hati, kami memohon maaf atas segala kekhilafan, baik dalam perkataan maupun perbuatan selama menjalankan tugas,”
“Kami berharap tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga meskipun dirinya telah memasuki masa purna bakti, karena kebersamaan yang telah dibangun merupakan kenangan indah yang akan selalu melekat dalam perjalanan hidupnya,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi positif yang telah diberikan Basse Johar bagi kemajuan organisasi.
“Pengabdian yang telah ditunjukkan menjadi teladan bagi seluruh pegawai untuk terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun mewakili seluruh keluarga besar Lapas Ampana apabila selama kebersamaan terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Saya berharap seluruh pegawai yang masih aktif dapat meneladani semangat pengabdian Ibu Basse Johar sehingga kelak dapat menutup masa tugas dengan penuh kebanggaan, kesehatan, serta meninggalkan warisan pengabdian yang membanggakan,” pungkasnya.
Sebagai simbol penghormatan, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan selempang purna bakti dan penyerahan cendera mata sebagai ungkapan rasa terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan kepada institusi.
Suasana haru semakin terasa ketika seluruh pegawai bergantian memberikan ucapan selamat, doa terbaik, serta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan atas perjalanan pengabdian yang penuh makna.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Momentum ini menjadi bukti bahwa setiap bentuk pengabdian yang dilaksanakan dengan keikhlasan akan selalu dikenang dan dihargai.
Lebih dari itu, kegiatan ini mencerminkan eratnya kebersamaan, solidaritas, dan budaya saling menghormati yang terus dijaga oleh keluarga besar Lapas Kelas IIB Ampana.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat pengabdian, integritas, loyalitas, dan nilai-nilai kekeluargaan yang telah diwariskan oleh Ibu Basse Johar dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan pemasyarakatan.
Dengan menjaga silaturahmi dan menghargai setiap perjalanan pengabdian, Lapas Kelas IIB Ampana berkomitmen untuk terus membangun organisasi yang profesional, humanis, berintegritas, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Purna bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Jejak keteladanan akan selalu hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. (*)

