TOUNA – Sebanyak 19 orang Kafila Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Tojo Una-Una resmi dilepas untuk mengikuti MTQ ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, di Kabupaten Sigi.
Kafila Kabupaten Tojo Una-Una dilepas oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, Kamis (4/6/2026) sore di Homestay Latifa Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota.
Dalam sambutannya, Wabup Surya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, mengucapkan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah yang akan mewakili daerah kita dalam ajang MTQ tingkat Provinsi.
“Keikutsertaan saudara-saudari dalam MTQ ini bukan hanya sekadar mengikuti perlombaan, namun lebih dari itu merupakan bentuk pengabdian dalam menyiarkan nilai-nilai Al-qur’an di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Surya.
“MTQ adalah wahana strategis untuk menumbuhkan kecintaan kepada Al-qur’an, memperkuat pemahaman keagamaan dan menanamkan akhlak mulia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Surya berpesan kepada seluruh peserta kafilah agar senantiasa menjaga kesehatan, memperkuat niat dan memohon pertolongan Allah SWT dalam setiap langkah dan ikhtiar yang dilakukan.
“Jadikan ajang ini sebagai sarana untuk menambah ilmu, memperluas persaudaraan dan meningkatkan pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan kepada Kafila agar jangan merasa terbebani oleh target dan harapan, namun tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh kepercayaan diri dan ketenangan.
“Ingatlah bahwa prestasi yang hakiki bukan hanya terletak pada gelar juara, tetapi juga pada kemampuan menjaga nilai-nilai kejujuran, sportivitas dan keikhlasan,” tandasnya.
Ia juga berharap Kafilah Kabupaten Tojo Una-Una dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat tojo una-una adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, persatuan dan semangat untuk terus berprestasi,” harapnya.
Ia menambahkan, semangat “Sivia Patuju” yang menjadi filosofi daerah kita hendaknya menjadi landasan dalam setiap langkah, yaitu satu tujuan, satu tekad dan satu semangat untuk meraih kebaikan bersama.
“Melalui ajang MTQ ini, semoga terbangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya. (*)

