TOUNA – Menjelang berakhirnya masa pelaksanaan Magang Nasional Batch II yang telah berlangsung selama enam bulan, para peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menampilkan berbagai inovasi, gagasan, dan program kreatif hasil pembelajaran selama menjalankan tugas di berbagai bidang kerja, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi akhir sekaligus ajang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, pengalaman, serta kontribusi nyata selama mengikuti proses pembelajaran dan pengabdian di lingkungan pemasyarakatan.
Tidak hanya menyampaikan laporan kegiatan, para peserta juga memaparkan ide-ide pengembangan yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas di Lapas Ampana.
Pemaparan inovasi dilaksanakan di hadapan Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, para pejabat struktural, serta mentor yang selama ini aktif mendampingi dan membimbing peserta magang pada masing-masing bidang tugas.
Kegiatan berlangsung penuh semangat, interaktif, dan sarat nuansa pembelajaran, di mana setiap peserta diberikan kesempatan menyampaikan konsep, manfaat, hingga tujuan dari inovasi yang mereka rancang.
Berbagai inovasi yang dipresentasikan mencakup sejumlah bidang strategis, mulai dari pembinaan kepribadian, pembinaan kemandirian warga binaan, pelayanan administrasi perkantoran, hingga penguatan sistem kerja dan pelayanan publik.
Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil pengamatan, pengalaman lapangan, serta kebutuhan nyata di lingkungan kerja selama masa magang berlangsung.
Kehadiran Kalapas bersama jajaran pejabat struktural dan para mentor menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan organisasi.
Tidak hanya memberikan apresiasi, para mentor juga turut menyampaikan berbagai masukan konstruktif sebagai bahan penyempurnaan terhadap inovasi yang dipaparkan peserta.
Dalam sesi evaluasi, para mentor menyampaikan bahwa inovasi yang dipresentasikan tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik dan pemahaman teknis peserta, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemajuan organisasi.
Pada kesempatan tersebut, para mentor turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta magang atas dedikasi, semangat belajar, serta kontribusi positif yang telah diberikan selama menjalani masa pengabdian di Lapas Ampana.
Kehadiran para peserta dinilai mampu memberikan energi positif dan membangun suasana kerja yang produktif serta kolaboratif.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan penghargaan atas kerja keras, kreativitas, dan inovasi yang telah ditunjukkan para peserta selama mengikuti program Magang Nasional Batch II di Lapas Ampana.
“Seluruh inovasi yang dipaparkan menunjukkan bahwa peserta memiliki semangat belajar yang tinggi, mampu beradaptasi dengan baik, serta memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas organisasi dan pelayanan publik,” ujar Kalapas.
Kalapas berharap agar semangat inovasi, kedisiplinan, dan pengalaman yang diperoleh selama masa magang dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di mana pun para peserta nantinya bertugas.
“Keberhasilan sebuah organisasi tidak terlepas dari hadirnya sumber daya manusia yang kreatif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi serta gagasan positif demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya menjadi penutup masa magang, tetapi juga menjadi momentum refleksi, pembelajaran, dan penguatan komitmen untuk terus menghadirkan inovasi serta pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

