TOLITOLI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan kegiatan pembersihan Lapas lama yang dirangkaikan dengan pengisian 100 polibek untuk penanaman bibit hortikultura, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WITA hingga 12.00 WITA tersebut bertempat di Gedung Lapas Kelas IIB Tolitoli lama yang berlokasi di Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan ini, melibatkan pegawai Lapas Kelas IIB Tolitoli, pegawai Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palu di Lapas Tolitoli, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta peserta magang.
Pembersihan area Lapas lama dilakukan sebagai langkah awal pemanfaatan lahan agar lebih optimal, bersih, tertata, dan produktif. Selanjutnya, dilakukan pengisian polibek dan penanaman bibit hortikultura sebagai implementasi nyata program ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya membersihkan dan memanfaatkan lahan yang ada, tetapi juga memberikan pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan berupa keterampilan dasar di bidang pertanian hortikultura. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi mereka selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Mansur.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tolitoli, Feldianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerja yang berkelanjutan.
“Kegiatan pengisian polibek dan penanaman bibit hortikultura ini dirancang sebagai pembelajaran langsung bagi Warga Binaan agar memiliki pemahaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian. Ke depan, kegiatan ini akan terus kami kembangkan melalui perawatan tanaman secara rutin hingga masa panen,” jelas Feldianto.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pegawai Lapas Kelas IIB Tolitoli, pegawai pos Bapas Palu di Lapas Tolitoli, serta peserta magang.
Hasil dari kegiatan ini, diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tolitoli terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan. (Red/**)








