Pemerintahan

Muscab IBI ke-4 Cabang Touna, Wabup Surya Apresiasi Kerja Keras Bidan

1312
×

Muscab IBI ke-4 Cabang Touna, Wabup Surya Apresiasi Kerja Keras Bidan

Sebarkan artikel ini
Wabup Touna, Hj. Surya saat memberikan sambutan pada pembukaan Muscab IBI ke-4 Cabang Kabupaten Touna.

TOUNA – Wakil Bupati (Wabup) Tojo Una-Una, Hj. Surya menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-4 Cabang Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (6/12/2025) di Hotel Ananda Ampana.

Mengawali sambutannya, Wabup Surya menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, memberikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan Muscab IBI ke-4 tersebut.

“Musyawarah Cabang ini merupakan agenda strategis untuk memperkuat peran IBI sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi kode etik, kompetensi, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wabup mengatakan, dalam konteks pembangunan daerah peran bidan sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama berkaitan dengan kesehatan ibu, bayi, dan anak.

“Kita sadari bersama bahwa Pemerintah saat ini terus berupaya mendorong percepatan penurunan stunting, peningkatan angka keselamatan ibu bersalin, serta perluasan akses pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Kabupaten Tojo Una-Una,” sebutnya.

Baca Juga:  Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal, Wabup Surya Resmikan Rumah Produksi Cemilan Gula Tapo Togean

Dalam ikhtiar tersebut, ungkap Wabup, bidan adalah ujung tombak yang bekerja di barisan terdepan, hadir di desa-desa, puskesmas, fasilitas praktik mandiri, dan di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan memiliki peran yang bukan hanya teknis medis, namun juga sosial, edukatif, dan humanis, karna bidan berhubungan langsung dengan masyarakat dalam setiap tahap kehidupan reproduksi,” ungkapnya.

Wabup juga memberikan apresiasi atas kerja keras bidan selama periode beberapa tahun terakhir, terutama pada saat kita menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk masa pasca pandemi dan beragam perubahan sistem kesehatan.

“Untuk itu, Muscab ke-4 ini adalah momentum untuk melakukan evaluasi, menyusun program, memperkuat soliditas, dan memilih kepengurusan baru yang mampu membawa IBI Tojo Una-Una lebih maju dan profesional,” ungkapnya.

Wabup berharap Muscab ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, namun juga ruang untuk melahirkan gagasan baru, penguatan kapasitas, serta menjawab kebutuhan layanan kebidanan di era transformasi sistem kesehatan saat ini.

Baca Juga:  Tindak Lanjut Koordinasi Rehabilitasi Tembok, Dinas PUPR Touna Lakukan Kunjungan Teknis ke Lapas Ampana

“Mengingat pentingnya peran bidan dalam menunjang pembangunan manusia, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas, pembinaan, dan dukungan terhadap profesi kebidanan,” tegasnya.

Hal ini, sambung Wabup, sesuai Visi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, yaitu mewujudkan masyarakat Tojo Una-Una yang religius, maju, adil dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan, maka sektor kesehatan adalah bagian yang tidak terpisahkan.

“Melalui momentum Muscab ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang menjadi panduan strategis dalam melaksanakan pelayanan kebidanan yang berkualitas, beretika, dan humanis,” sambungnya.

Pada kesempatan ini, Wabup mendorong para bidan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, peningkatan literasi digital, serta peningkatan kapasitas dalam komunikasi efektif dengan masyarakat.

“Bidan juga harus mampu menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting, pemberdayaan keluarga, serta pendampingan ibu hamil dan menyusui secara lebih holistik,” pintanya.

Baca Juga:  Kukuhkan Panitia Pelaksana STQH ke-27 Tingkat Provinsi di Tojo Una-Una, Ini Pesan Gubernur Sulawesi Tengah

Menurutnya dalam banyak kasus, bidan adalah sosok yang paling dekat dengan perempuan dan anak, sehingga peran bidan tak dapat digantikan oleh perangkat teknologi atau sistem digital.

“Untuk itu, tugas kita bersama adalah memastikan bahwa bidan mendapatkan dukungan yang memadai dalam melaksanakan tugas, mulai dari kebutuhan sarana, pengembangan profesi, hingga kesejahteraan,” tuturnya.

Wabup juga berpesan kepada seluruh bidan agar pentingnya integritas, kedisiplinan, dan semangat pengabdian sebagai pahlawan kesehatan di tengah masyarakat. 

“Mari saling menguatkan, menghargai perbedaan, dan menjaga kebersamaan adalah kunci utama untuk membuat IBI tetap solid dan profesional,” pesannya.

“Melalui Muscab ini, semoga terpilih pengurus yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen untuk memimpin IBI Cabang Kabupaten Tojo Una-Una ke arah yang lebih maju,” tutupnya. (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *