Berita

Bukan Denda, Ini Cara Unik Polres Touna Tekan Angka Kecelakaan Lewat Teguran Lisan

481
×

Bukan Denda, Ini Cara Unik Polres Touna Tekan Angka Kecelakaan Lewat Teguran Lisan

Sebarkan artikel ini

Touna – Kesadaran berlalu lintas menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala 2025 yang digelar oleh Polres Tojo Una-Una.

Salah satunya kegiatan penegakan hukum (Gakkum) yang berorientasi pada edukasi ini dilaksanakan pada hari ini, Selasa (18/11/2025) pukul 09.00 WITA.

Bertempat di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo, tim gabungan yang terdiri dari 10 personel menyasar para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:  Sambangi Warga di Kebun, Bhabinkamtibmas Ini Sampaikan Himbauan Pencegahan Karhutla

Uniknya, penindakan dalam operasi kali ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif. Cara bertindak yang diterapkan adalah penegakan hukum berupa pemberian teguran lisan terhadap pengendara yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas ringan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif dan edukatif untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas dari diri masyarakat. Sasaran utama kegiatan ini adalah seluruh pengendara lalu lintas di wilayah tersebut.

Adapun hasil yang ingin dicapai adalah terciptanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, yang pada akhirnya akan menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman, serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Baca Juga:  Kasat Binmas Polres Touna Imbau Siswa Kelas 12 Tidak lakukan Corat Coret Saat Rayakan Kelulusan

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum, AIPTU Hendra Irfan, bersama dengan 8 personel lainnya yang bertugas.

AIPTU Hendra Irfan mengatakan, Operasi Zebra Tinombala 2025 ini bukan semata-mata soal penilangan. Fokus kegiata ini adalah edukasi dan pencegahan.

Baca Juga:  Hadiri Musrenbang dan Rembuk Stunting, Kapolsek Ampana Kota Sampaikan Sederet Pesan Kamtibmas

“Melalui teguran lisan, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan adalah yang utama. Kesadaran untuk mematuhi aturan adalah kunci utama terciptanya Kamseltibcar Lantas yang aman dan tertib,” ujar AIPTU Hendra.

“Kami berharap, setelah operasi ini, angka pelanggaran dan kecelakaan di Tojo Una-Una dapat terus menurun, karena masyarakat sudah sepenuhnya menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan pribadi, bukan hanya karena takut pada petugas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *