TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu mengajak Organisasi Mahasiswa PMII harus menjadi pionir perubahan sosial, penggerak semangat nasionalisme, dan pendorong terbentuknya masyarakat yang adil, makmur, dan berdaya saing.
Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Samudin Tanciga pada pembukaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke XI Komisariat PSDKU UNTAD Tojo Una-Una, di Auditorium Kantor Bupati, Jumat (12/9/2025).
Samudin mengatakan, PMII sebagai salah satu organisasi kaderisasi terbesar di indonesia telah melahirkan banyak tokoh bangsa, akademisi, pemimpin masyarakat, dan aktivis yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pembangunan.
“Oleh karena itu, MAPABA ini bukan sekedar proses administratif untuk menjadi anggota. MAPABA adalah gerbang awal untuk menempa diri, menajamkan pola pikir, memperkaya wawasan, dan membentuk karakter sebagai calon kader pergerakan yang siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan daerah,” ujarnya.
Samudin mengajak peserta untuk menghadapi proses pendidikan dan pembinaan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap sesi, setiap materi, dan setiap pengalaman selama MAPABA sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas diri.
“Kabupaten Tojo Una-Una membutuhkan generasi muda yang berani berpikir maju, yang mampu memanfaatkan potensi daerah, dan yang berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, maju, adil dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut Samudin, MAPABA ke XI ini sebagai investasi sumber daya manusia yang sangat berharga. organisasi mahasiswa adalah tempat yang tepat untuk melatih jiwa kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, dan kepedulian sosial.
“Pemerintah Daerah mendukung sepenuhnya upaya- upaya yang mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa, karakter, dan kompetensi generasi muda di Kabupaten Tojo Una-Una,” katanya.
Ia berharap, dari MAPABA ini akan lahir kader-kader PMII yang menjadi pelita bagi masyarakat, yang dapat menjadi teladan dalam berfikir dan bertindak, serta yang siap menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah.
“Saya percaya, peserta MAPABA adalah calon – calon pemimpin masa depan. Oleh karenanya, bentuklah karakter diri sejak sekarang. Isi diri dengan ilmu, perkuat diri dengan iman, dan tempa diri dengan pengalaman,” harapnya.
Ia juga meminta kepada seluruh kader PMII untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan generasi muda, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Kolaborasi antara Pemerintah dan Organisasi Kemahasiswaan adalah langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang berdaya saing, berkarakter, dan berintegritas,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Tojo Una-Una diwakili oleh Kasat Intelkam AKP Adhitya Meideski, Ketua Bawaslu Taufiq Rizal R. Liara, Anggota KPU Arfan Patandah, Ketua dan Pengurus PMII Cabang Tojo Una-Una, Komisariat PSDKU UNTAD Tojo Una-Una serta tamu undangan lainnya. (yya/**)

