Berita

WBP Kristen Lapas Ampana Ikuti Doa Bersama Nasional

891
×

WBP Kristen Lapas Ampana Ikuti Doa Bersama Nasional

Sebarkan artikel ini
Kalapas dan WBP Kristen Lapas Ampana Ikuti Doa Bersama Nasional (Dok: Humas Lapas Ampana)

TOUNA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen dan jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, mengikuti kegiatan doa bersama, Senin pagi (1/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Sivia Patuju dan diselenggarakan secara virtual melalui Zoom, terhubung dengan seluruh UPT Pemasyarakatan se-Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional insan pemasyarakatan dalam menumbuhkan semangat cinta tanah air, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga:  Bom Ikan Jadi Keluhan Jamaah Masjid Arahman Desa Pulonam Saat Jumat Curhat Dengan Kapolsek Una Una

Mengusung tema “Doa dan Cinta dari Seluruh Insan Pemasyarakatan untuk Indonesia” Doa bersama ini menjadi momen reflektif sekaligus spiritual dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah ibadah, tetapi juga sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme dan toleransi di kalangan warga binaan.

Baca Juga:  Pelayanan Prima Kesehatan, Lapas Ampana Lakukan Observasi Warga Binaan Dirujuk Ke RSUD Ampana

“Melalui doa bersama ini, kami ingin menanamkan nilai cinta tanah air dan harapan akan Indonesia yang damai, bersatu, dan sejahtera, khususnya kepada warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan karakter,” ujarnya.

Seluruh WBP yang hadir tampak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kekhusyukan. Doa yang dipanjatkan berisi harapan untuk keselamatan bangsa, kedamaian, dan kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Kepala Lapas Ampana Bersama Jajaran Ikuti Zoom Meeting Persiapan Upacara dan Penyerahan Remisi HUT RI Ke-80

Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Lapas Ampana dalam mendukung program pembinaan keagamaan dan nasionalisme yang menyeluruh, guna membentuk pribadi WBP yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *