TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Viyayantisyah Latjuba, hadir sekaligus membuka kegiatan Khitanan Massal di Aula kantor Desa Tete B, Kecamatan Ampana Tete, Minggu (6/7/2025).
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Mahasiswa KKN Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso,Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tojo Una-Una.
Viyayantisyah Latjuba saat membacakan sambutan tertulis Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kepedulian yang ditunjukan oleh mahasiswa KKN STAI Poso yang telah melihat pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan sebuah inisiatif Keagamaan, Sosial, dan Kemanusiaan dalam bingkai untuk sesama,” kata Wiwi sapaan akrab Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik itu.
Selain sebagai tuntutan dalam Agama Islam, kata Wiwi, juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan melalui pelaksanaan secara massal dan gratis, kita telah membuka akses lebih luas bagi anak-anak di daerah ini untuk mengikuti proses khitan dengan aman, higienis dan bermartabat.
“Inilah contoh nyata bagaimana ilmu yang diperoleh dibangku kuliah dapat diwujudkan dalam bentuk aksi yang membawa manfaat bagi sesama,” ujar Wiwi.
Demikian pula bagi Lazismu Kabupaten Tojo Una-Una, sambung Wiwi, yang telah konsisten menjadi mitra dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Peran Lazisnu dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, infak dan Sedekah secara professional, telah memberikan dampak yang nyata bagi kemajuan umat di daerah ini,” sebutnya.
Wiwi juga memberikan apresiasi Kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tojo Una-Una yang telah memberikan dukungan Medis dalam kegiatan ini.
“Profesionalisme dan dedikasi para Perawat merupakan garansi keselamatan dan kualitas layanan kesehatan bagi anak-anak kita,” ungkapnya.
Wiwi menambahkan semua ini adalah sinergi yang kuat antara dunia Pendidikan, Lembaga Keagamaan, Organisasi Profesi dan Pemerintah Daerah.
“Inilah bukti nyata bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, dan beradab,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, kata Wiwi, akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, yang berorientasi pada kemanusiaan dan pembangunan sumber daya manusia.
“Pembangunan tidak hanya dapat dilihat dari fisik infrastruktur, tetapi juga dari kesehatan dan kemajuan nilai-nilai Keagamaan dan kebudayaan,” terangnya.
Menurut Wiwi kegiatan khitanan massal hari ini adalah contoh bagaimana kita dapat merangkai berbagai unsur dalam masyarakat untuk bergerak bersama membantu sesama.
“Kita patut bersyukur, karena kegiatan ini bukan saja Membantu anak-anak Kita untuk menjalankan ajaran agama, namun juga memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan diri,” tuturnya.
Ia berharap semoga anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi yang sholeh/sholehah, berakhlak mulia serta berkontribusi untuk bangsa dan daerah.
“Kepada anak-anak yang di khitan, jadikan momen ini sebagai langkah awal menjadi pribadi yang tangguh dan patuh pada ajaran Agama serta semakin semangat belajar dan menjadi kebanggaan keluarga serta masyarakat,” harapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia penyelenggara, atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga amal baik ini dicatat sebagai ladang pahala disisi Allah SWT,” ucapnya.
Mengakhiri Sambutan tertulis Bupati, Wiwi mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial agar daerah kita menjadi daerah maju, sejahtera, dan religius. (*)
Sumber: Diskominfo Touna

