Berita

14 CPNS Lapas Ampana Resmi Dilantik dan Diambil Sumpahnya Jadi PNS

1471
×

14 CPNS Lapas Ampana Resmi Dilantik dan Diambil Sumpahnya Jadi PNS

Sebarkan artikel ini
14 CPNS Lapas Ampana Resmi Dilantik dan Diambil Sumpahnya Jadi PNS.

TOUNA – Sebanyak 131 orang calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi PNS di lingkungan Kementrian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Senin (13/03/2023).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah Budi Argap Situngkir memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Razia Serentak di Lapas Ampana, Temukan Sejumlah Barang Terlarang

Dari 131 orang CPNS yang dilantik,  14 orang diantaranya merupakan PNS yang berasal dari Lapas Kelas IIB Ampana dengan Formasi 1 Dokter Lapas dan 13 Penjaga Tahanan.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah Budi Argap Situngkir berharap agar dalam menjalani masa pengabdiannya, seluruh PNS yang baru dilantik senantiasa memiliki integritas, serta dedikasi dan komitmen yang tinggi.

Baca Juga:  Lapas Ampana Gelar Tes Urine Bagi Warga Binaan dan Pegawai Wujudkan Lapas Bebas Narkoba

“PNS harus selalu mendukung program-program pemerintah, juga harus selalu melaksanakan tugas dengan baik, agar berkontribusi terhadap Bangsa dan Negara,” pungkasnya.

Salah seorang PNS Lapas Kelas IIB Ampana Dicki mengungkapkan, dirinya sangat bersyukur atas pelantikan dan pengambilan sumpah.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja ke Lapas Ampana, Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Sulteng Apresiasi Perubahan Lapas Ampana

“Akhirnya setelah melalui masa percobaan selama satu tahun sebagai CPNS, hari ini kami telah resmi dilantik dan diambil sumpah menjadi seorang PNS, tentunya kami bersyukur sekali semoga kami dapat menjadi tunas-tunas pengayoman yang berintegritas, BerAkhlak dan semakin PASTI,” ucap Dicki.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses