Wisata Budaya

Angkat Tema Togean Eco Tourisme Tourist Guide Challenge, DPC HPI Touna Bakal Gelar MUSDA

1296
×

Angkat Tema Togean Eco Tourisme Tourist Guide Challenge, DPC HPI Touna Bakal Gelar MUSDA

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia Pelaksana MUSDA DPC HPI Kabupaten Tojo Una-Una, Saiful Hulungo. (Foto: Ist)

TOUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuswisata Indonesia Kabupaten Tojo Una-Una bakal menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) tahun 2026.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana MUSDA DPC HPI Kabupaten Tojo Una-Una, Saiful Hulungo kepada Wartawan, Kamis (5/2/2026).

“Pelaksanaan MUSDA ini dikarenakan pengurus DPC lama telah mengakhiri  Masa Bakti kepengurusan, bahkan sudah terlalu lama, sehingga kami menilai demesioner walupun tidak melaksanakan laporan pertanggungjawaban  organisasi dalam akhir masa jabatan,” ujar Saiful.

Baca Juga:  Momen Peringatan Hari Patriotik ke 83, Gusnar: Mempererat Kerukunan dan Persatuan Masyarakat Gorontalo di Perantauan

Kemudian, lanjut Saiful, bahwa Ketua DPC HPI Tojo Una-Una secara resmi telah mengajukan surat pengunduran diri lewat surat ke DPD HPI Sulawesi Tengah, karena alasan tidak dapat  melaksanakan MUSDA,” ujar Saiful.

“Dasar ini, saya sebagai Mantan Ketua DPC HHPI Tojo Una-una serta Mantan Sekretaris DPD HPI Sultang di berikan mandat sebagai Pelaksana MUSDA HPI Tojo Una-Una sebagai Ketua Panitia Pelaksana,” jelasnya.

Baca Juga:  Togean Half Marathon 2024 di Sulteng Siap Manjakan Para Pencinta Olahraga Lari

Saiful menyatakan bahwa selaku pelaksana MUSDA tentu akan mempersiapkan perhelatan  tersebut sampai selesai.

“Kami akan mengkonsolidasi kembali anggota HPI di Tojo Una-Una serta  pemlihan Ketua dan Pengurus Baru HPI di Tojo Una-Una,”

Saiful menambahkan, dalam MUSDA HPI Tojo Una-Una tahun 2026 ini mengangkat tema “Togean Eco Tourisme  Tourist Guide Challenge”.

Baca Juga:  Berkah Tahun Baru, Penjual Makanan dan Minuman di Wisata Alam Permandian Malotong Laris Manis

“Artinya Tantangan pemandu wisata dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam yang bertanggungjawab meliputi dampak lingkungan hingga resiko pariwisata massal yang merusak ekosistem,” tambahnya

“Saya berharap dukungan dari  seluruh Stakeholder Pariwisata, sehingga pelaksana musyawarah Cabang HPI Tojo Una-Una ini terkesan dengan baik, ” pungkasnya. (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *