Berita

Patroli Sambang, Satpolairud Polres Touna Ingatkan Nelayan Ampana Tete Soal Cuaca Ekstrem

2166
×

Patroli Sambang, Satpolairud Polres Touna Ingatkan Nelayan Ampana Tete Soal Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una aktif memberikan edukasi dan imbauan keselamatan kepada masyarakat pesisir di Dusun 03, Desa Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, Minggu (03/08/2025).

Dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Iptu Sodang Datuan, S.H., kegiatan ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan di laut akibat cuaca ekstrem dan menjaga ketertiban di lingkungan nelayan.

Dalam keterangannya, Iptu Sodang Datuan mengatakan bahwa patroli dan sambang ini merupakan bagian dari upaya polisi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat nelayan dan memastikan mereka memahami pentingnya keselamatan.

Baca Juga:  Amanah Kapolda Sulteng, Polres Touna Antar Langsung Bantuan Sosial ke RSUD Ampana dan Kediaman Purnawirawan

“Kami datang langsung ke pesisir untuk mengingatkan para nelayan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kami imbau mereka untuk selalu membawa alat keselamatan seperti jaket pelampung dan segera mencari tempat berlindung jika cuaca memburuk,” ujar Iptu Sodang Datuan.

Baca Juga:  Polsek Ampana Kota Gandeng Dewan Adat Touna Wujudkan Cooling System

Lebih lanjut, Satpolairud juga mengingatkan nelayan agar tidak main hakim sendiri jika terjadi perselisihan. Mereka didorong untuk melaporkan setiap permasalahan kepada RT, pemerintah setempat, atau polisi terdekat agar masalah tidak meluas dan dapat diselesaikan secara damai.

Selain itu, Iptu Sodang Datuan menekankan larangan penggunaan alat tangkap ikan yang merusak lingkungan, seperti bom ikan, potas, akar tuba, atau setrum listrik.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Personel Satpolairud Touna Sapa Warga Pesisir dengan Paket Takjil

“Kami melarang keras penggunaan alat tangkap yang dilarang karena merusak ekosistem laut. Kami mengajak nelayan untuk menjaga kelestarian laut demi keberlanjutan hasil laut,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat nelayan saat beraktivitas di laut, serta meningkatkan kesadaran mereka akan keselamatan dan kepatuhan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *