Berita

BNN Kabupaten Touna gelar workshop dengan penggiat P4GN lingkungan Pendidikan dan instansi Pemerintah

1548
×

BNN Kabupaten Touna gelar workshop dengan penggiat P4GN lingkungan Pendidikan dan instansi Pemerintah

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) mengadakan kegiatan workshop dengan penggiat P4GN lingkungan pendidikan dan instansi pemerintah, Rabu (01/11/23), di Aula Ananda Hotel Ampana.

Kegiatan workshop ini diikuti sebanyak 20 peserta dari perwakilan tenaga pendidik/guru baik dari tingkat dasar, menengah dan Instansi Pemerintah.

Hadir sebagai Narasumber Kepala BNN Kabupaten Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, Ketua Tim P2M Nur Bagus Indah L, SKM, Kasat Narkoba Polres Touna, Iptu I Gede Krisna Arsana, S.Pd.H, dokter RSUD Ampana, Dr. Myra, M.Kes.Sp.Kj dan Praktisi Organisasi IBI Cabang Touna, Ni Made Lidia, STr.Keb.

Baca Juga:  Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Pemdes Luok Kerjasama BNNK Touna Gelar Tes Urine

Kepala BNN Kabupaten Touna, AKBP Djohansah Rahman mengatakan, pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan peran aktif peserta kegiatan yang merupakan Penggiat dalam menciptakan instansi pemerintah dan pendidikan yang bersih dari narkoba dengan melakukan program P4GN di instansi masing-masing.

Baca Juga:  BNNK Touna Ikuti Live Instagram BNNP Sulteng, Penggeledahan Rumah DPO Narkoba Jaringan Internasional

“Harapannya, penggiat P4GN yang telah mengikuti workshop ini dapat menjalankan peran melalui implementasi rencana aksi agar tercipta lingkungan pendidikan maupun instansi pemerintah yang bersih dari segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

“Begitu juga harapan agar para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan memberikan dukungan dan berperan aktif dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” tambahnya.

Baca Juga:  Tahun 2024, BNNK Touna Fokus Progam Rehabilitasi dan P2M

Dalam kegiatan ini, AKBP Djohansah mengingatkan bahaya narkoba yang peredarannya sampai pelosok pedesaan dengan korban ribuan bahkan jutaan jiwa anak bangsa.

“Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menimbulkan dampak yang luas, meliputi aspek kesejahteraan, ekonomi, sosial, politik, dan keamanan,” ungkapnya.

“Makanya diperlukan komitmen dan peran aktif dari komponen masyarakat, selain pemerintah, untuk bersama-sama memerangi narkoba melalui upaya P4GN,” tandasnya.(yya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *