SigiSulteng

Tutup Latpra Ops Mantap Brata, Kapolda Sulteng: Situasi dan Kondisi yang kondusif syarat utama penyelenggaraan Pemilu 2024

138
×

Tutup Latpra Ops Mantap Brata, Kapolda Sulteng: Situasi dan Kondisi yang kondusif syarat utama penyelenggaraan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sulteng Saat Menutup Rangkaian Latpra Ops Mantap Brata Mantap 2023-2024.

SIGI – Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Polisi Agus Nugroho menutup rangkaian Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Mantap Brata Tinombala 2023/2024 yang dimulai pada Jumat (6/10/2023) yang dirangkaikan latiha Gladi Posko, Gladi Technical Digital Game (TDG) dan Gladi Lapangan dalam rangka Manajemen Teknis dan Taktis Sistim Pengamanan Kota (Sispam Kota), Kamis (12/10/2023)

Kurang lebih 720 personil gabungan Polda Sulteng, Polresta Palu, TNI dan stakeholder terkait mengikuti Manajemen Teknis dan Taktis Sisipam Kota yang di Gelar di Mako Batalyon A Satbrimob Polda Sulteng di Biromaru Kabupaten Sigi.

Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Agus Nugroho menyampaikan Polri dalam Pemilu memiliki peran yang sangat strategis karena Polri di dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya yang langsung bersentuhan dengan objek pengamanan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama proses pelaksanaan tahapan Pemilu 2024.

“Situasi dan Kondisi Kamtibmas yang Kondusif merupakan syarat utama dalam menyelenggarakan pemilu 2024,” ucap Irjen Pol. Agus Nugroho saat menutup rangkaian Latpra Ops Mantap Brata Tinombala 2023/2024.

Kapolda Sulteng mengatakan, kita dapat memprediksi bahwa, apabila dalam penyelenggaraan pemilu 2024 tidak berjalan dengan lancar maka dapat berdampak pada terhambatnya kegiatan pemerintahan yang berpengaruh kepada seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Apabila dampak tersebut berupa konflik sosial maka tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa. Oleh karena itu, mengamankan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 merupakan tanggung jawab kita bersama, yaitu TNI dan Polri serta stakeholder lainnya,” tegas Agus Nugroho

Kapolda Sulteng juga menyebutkan, berbagai potensi kerawanan tersebut, dapat terjadi pada setiap tahapan pemilu yang berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, sehingga hal tersebut harus kita kelola dan tangani secara prediktif, profesional dan transparan serta akuntabel melalui kerja sama yang harmonis serta selaras sesuai tujuan yang ingin kita capai bersama.

“Kegiatan latihan praops mantap brata tinombala 2023/2024 yang telah kita laksanakan bersama ini merupakan salah satu upaya¬† penting untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Polda Sulawesi Tengah dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi kedepan,” ujarnya.

“Melalui latihan ini, seluruh personel yang terlibat pengamanan diharapkan mengerti apa yang menjadi tugasnya dan mampu berkoordinasi antar fungsi dan satker serta dapat memahami cara bertindak pada saat menerima informasi ataupun arahan dari para pimpinan yang berada di lapangan,” pungkas Kapolda Sulteng.

Sebelum penutupan pelaksanaan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Tinombala 2023/2024, Acara yang juga dihadiri Danrem 132 Tadulako dan seluruh unsur forkopimda Sulteng, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Sulteng, Kepala BNN, Wakapolda Sulteng, Pejabat Utama Polda Sulteng dan tamu undangan lainnya, terlebih dahulu dipertontonkan berbagai simulasi pengamanan tahapan Pemilu melalui beberapa skenario mulai tahap kampanye, masa tenang, tahap pendistribusian logistik, tahap pungut suara, dan tahap penetapan hasil Pemilu.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *